Connect with us

Batam

Disperindag Batam Perketat Pemantauan Prokes di Pusat Perbelanjaan

Published

on

Disperindag Batam

KUTIPAN.CO – Jelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam perketat pemantauan prokes di sejumlah pusat perbenjaan di Kota Batam.

Sekretaris Disperindag Kota Batam Ade Sofian mengatakan, adapun sejumlah tempat perbelanjaan atau mall yang dilakukan pengketatan pengawasan protokol kesehatan terhadap pengunjung dan pengelola mall yakni di  Grand mall, BCS mall, Nagoya Hill, DC mall, Mega mall, Mall Botania 2.

“Pengawasan akan difokuskan pada kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan dalam mal. Antara lain wajib menggunakan masker, jaga jarak minimal 1,5 meter antar pengunjung, pastikan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius, menyediakan tempar cuci tangan atau hand sanitizer, tidak berdesakan di lift yang maksimal lima orang dan dianjurkan bertransaksi dengan cara non tunai demi mencegah penularan Covid-19,” kata Ade Sofian, Sabtu (8/5/2021)

Hal tersebut dilakukan guna antisipasi penyebaran Covid-19 dan tetap bertujuan guna mendorong aktivitas ekonomi tetap bergerak, namun keselamatan dan kesehatan masyarakat Kota Batam menjadi prioritas utama dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Baca :  Buka Puasa di HARRIS Batam Centre Dengan Penerapan Standar Protokol Kesehatan

”Untuk itu, kami rutin melakukan monitoring pengawasan protkes Covid-19 di pusat perbelanjaan Kota Batam. Kami libatkan seluruh personel Disperindag Kota Batam yang dibagi 2 kelompok dan bekerjasama TNI/Polri, Satpol PP dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh manajemen pengelola mal, pusat perbelanjaan, toko swalayan, pasar rakyat/tradisional selalu waspada, tidak boleh lengah dan tidak menyepelekan Covid-19.

Senantiasa mengingatkan pengunjung melalui pengeras suara. Petugas pusat informasi setiap 30 menit sekali mengingatkan agar pengunjung mematuhi protokol kesehatan dan aktifkan posko penanganan Covid-19 yang sudah ada di masing-masing lokus.

“Apalagi menjelang lebaran hari raya Idulfitri, kita tahu tradisi masyarakat kita menjelang lebaran meningkat, untuk memenuhi kebutuhan pokok dan lainnya, namun lupa dengan aturan-aturan sehingga menjadi perhatian serius dari pemerintah untuk sering mengingatkan,” katanya.

Baca :  Update Covid Lingga, Sisa 1 Orang Aktif Positif

Laporan : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan