Kantor Disdukcapil Kabupaten Lingga

Lingga – Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lingga melakukan pelayanan door to door dalam pengurusan pembuatan akta perkawinan bagi non muslim.

Hal tersebut dilakukan karena masih adanya masyarakat Kabupaten Lingga non muslim yang sudah menikah namun belum memiliki akta perkawinan.

“Pelayanan ini kita tidak hanya turun ke Desa saja melainkan door to door ke rumah-rumah warga untuk melakukan pengecekan apakah sudah memiliki akta perkawinan atau belum,” kata Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Kabupaten Lingga Agus Hardianto, Selasa (12/11/2019)

Agus mengatakan, untuk pembuatan akta perkawinan ini pihaknya turun ke 20 Desa yang ada di Kabupaten Lingga.

“Sebab penganggaran dalam pembuatan akta perkawinan ini masuk dalam anggaran APBD-P. Sementara untuk 13 Desa lagi itu masuknya di APBD-Murni, sehingga total semuanya ada 33 Desa,” ujar Agus.

Meski pembuatan akte perkawinan tersebut belum menjadi target pemerintah pusat. Namun hal tersebut tetap manjadi perioritas Disdukcapil karena itu masuk dalam item pelayanan.

“Kalau untuk akte perkawinan belum menjadi target pemerintah pusat tapi kita merupakan salah satu item pelayanan kita. Kalau untuk turun lapangan sepenjang itu didukung oleh anggaran kita tetap turun lapangan,” ungkap Agus.

Agus menuturkan yang menjadi kendala saat dilapangan, masyarakat tidak memiliki surat pemberkatan dari pemuka agama, lalu dari mereka ada yang tidak mau membuat karena merasa sudah lanjut usia dan ada pasangan yang sudah meninggal dunia.

“Rata-rata kendalanya di surat pemberkatan di pemuka agama paling umum. Sehingga jika tidak ada surat pemberkatan tersebut maka sulit untuk membuatkan akta perkawinan, akan tetapi kita ada mekanisme dan tahapannya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” beber Agus.

Penulis : KRI
Editor : Agedas