fbpx
Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

Debat Publik Pilkada Lingga Tema Sosial Bahaya Narkoba, Begini Jawaban dan Tanggapan Paslon Jika Terpilih

Pemerintah Kabupaten Lingga DPRD Kabupaten Lingga TNI POLRI Solid dan Netral Sektor Unggulan Pemkab Lingga
Pilkada Lingga
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2020 Kabupaten Lingga (Foto : dok kutipan.co / kolase)

KUTIPAN.CO – Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga pada segmen 3, Paslon nomor urut 1 Ishak-Salmizi berkesempatan memilih pertanyaan dan memberikan jawaban dengan tema Sosial yang selanjutnya ditanggapi oleh Paslon 2 Riki-Raja Supri dan Paslon nomor 3 Nizar-Neko, yang yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kabupaten Lingga, disiarkan langsung live facebook oleh KPU Kabupaten Lingga, Rabu (4/11/2020)

Narkoba merupakan ancaman bagi bangsa Indonesia, Indonesia sudah tidak lagi sebagai negara transit tetapi sudah menjadi pasar pengedaran dan penjualan narkoba, BNN Provinsi Kepri menyebut bahwa pengguna narkoba di Kepri mencapai 26.000 orang termasuk didalamnya adalah Kabupaten Lingga.

Adapun pertanyaan yang diambil secara acak oleh wakil Paslon nomor 1 yakni Salmizi, jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga langkah strategis apa yang dilakukan untuk menanggulangi bahaya besar narkoba.

Menjawab pertanyaan tersebut, Salmizi mengatakan, dalam upaya terkait permasalahan narkoba pihaknya akan melakukan pembinaan pada generasi muda, hal itu sesuai dengan visi dan misi mengantarkan Lingga maju yang agamis dengan menanamkan nilai-nilai agama agar jauh dari narkoba.

“Ketika kami diberikan kesempatan untuk memimpin Lingga, terkait dengan permaslahan narkoba ini adalah bagaimana kita melakukan pembinaan kepada masyarakat terutama kaula muda yang cenderung lebih banyak terlibat dengan narkoba, nilai-nilai agama lah yang paling prioritas bagi kami agar kemudian dipahami secara baik agar masyarakat kita kemudian menjauhi hal-hal yang terkait dengan narkoba. Insya Allah kita akan mampu menekan perkembangan narkoba di Kabupaten Lingga.” kata Salmizi

Baca Juga :   Penantian Panjang, Akhirnya Surat Tanah Warga Linau Dikembalikan

Ditambahkan Ishak, selain itu kegiatan sosialisasi harus terus dilakukan tidak hanya saja dimasyarakat, namun harus masuk disekolah-sekolah, selain itu juga harus bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menjaga pintu-pintu masuk.

“Selanjutnya kita harus menyiapkan media sehingga anak-anak kita bisa berkreasi dengan segala aktivitasnya,” kata Ishak

Menanggapi jawaban dari Ishak-Salmizi, Paslon nomor 2 yakni calon Bupati Riki Syolihin mengatakan, sangat sependapat dengan jawaban tersebut, menurut Riki, nilai agama memang harus ditanamkan “saya sangat sependapat kemudian sosialisasi di sekolah-sekolah ini merupakan upaya preventif,” kata Riki

Ditambahkan calon Wakil Bupati Paslon 2 yakni Raja Supri mengatakan, terkait narkoba perlunya perhatian dan jaga bersama.

“Terkait narkoba kita di Kepri dan khususnya di Lingga ini sudah sampai kepada rakyat kecil, artinya yang perlu kita perhatikan bersama adalah yang masyarakat susah itu yang miskin terpengaruh dengan masyarakat yang dilingkungannya yang mengedarkan itu ini yang harus kita jaga bersama,” katanya

Sementara itu Paslon nomor 3 yakni calon Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy menanggapi jawaban tersebut mengatakan, sangat sependapat, namun upaya-upaya yang disampaikan sudah dilakukan oleh AWe-Nizar, kedepan Nizar-Neko tinggal melanjutkan.

“Kami Paslon nomor 3 sependapat apa yang telah disampaikan, namun masalah sosialisasi ini kesekolah sudah dilakukan dijaman pemerintahan AWe-Nizar yang bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam rangka penanganan narkoba,” kata Neko

Lanjut Neko, langkah strategis atas jawaban tersebut telah dilakukan pada kepemimpinan AWe-Nizar dalam bentuk Perbup (Peraturan Bupati) terkait jam malam anak sekolah.

Baca Juga :   4 Napi Lapas Dabo Terima Asimilasi Rumah

“Waktu itu saya sebagai komisi I DRPD Lingga bekerjasama dengan pihak Satpol-PP Lingga dan TNI-Polri dan pihak kecamatan dalam melakukan rutinitas kegiatan yang ada di seluruh Singkep dan Lingga dalam wujud razia terkait permasalahan narkoba yang merupakan perusak generasi bangsa,” ungkap Neko

Menurut Neko, generasi muda Kabupaten Lingga saat ini betul-betul melakukan hal-hal yang posiitif terutama bagi kegiatan setiap harinya.

Ditambahkan calon Bupati Lingga Muhammad Nizar, selain berbicara agama lebih kongkritnya perlunya kepedulian dalam ruang lingkup yang paling kecil yakni keluarga dengan melakukan diskusi dan interaksi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis.

“Lebih kongkritnya, selain berbicara masalah agama kita perlu berbicara lingkup yang paling terkecil adalah keluarga, orang tua dengan anak harus banyak melakukan diskusi dan interaksi, harus tau tingkah laku anak sehari-hari, orang tua nya harus paham dan mengerti tentang anak ditengah kesibukannya,” kata Nizar

Pada segmen ini, setiap paslon diberikan waktu selama 3 menit dalam memberikan jawaban dan menanggapi jawaban terkait tema sosial bahaya narkoba.

Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement