DBD di Karimun 318 Kasus 3 Diantaranya Meninggal Dunia

dbd di karimun
Bupati Karimun, Aunur Rafiq

Sepanjang tahun 2022 temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) melonjak tajam, pertanggal 13 Mei 2022 tercatat sebanyak 318 kasus ditemukan dan 3 orang diantaranya meninggal dunia.

Mengetahui lonjakan kasus DBD di Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq langsung menanggapi serius dan mengumpulkan seluruh pimpinan OPD,Camat dan Lurah dengan menggelar rapat terkait penanganan kasus DBD yang berlangsung di ruang kerjanya Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Jumat (13/05/2022).

Harris Resort Batam

Untuk penanganan dan pencegahan DBD pemerintah kabupaten Karimun mengambil sejumlah langkah yakni seluruh perangkat kecamatan, kelurahan dan kepala Puskesmas untuk menggelar bakti sosial gerakan 5M yakni Menguras, Menaburkan, Mengganti, Menutup dan Menimbun ditempat yang sudah menjadi atau rawan sarang nyamuk.

“Kita sudah pemetaan kasus DBD dimana saja titik fokusnya, kemudian saya minta camat dan lurah serta Puskesmas untuk menggelar Baksos 5M dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati Rafiq.

Selain itu ungkap Bupati Rafiq pihaknya akan melaksanakan penyemprotan atau fogging nyamuk disejumlah titik yang terdapat kasus DBD.

“Fogging juga akan dilakukan segera diwilayah yang ada kasus DBD,” ungkap Rafiq.

Ditambahkan Bupati Rafiq lankah selanjutnya, pihaknya akan mendistribusikan Abate atau pestisida yang dapat membunuh larva nyamuk pada masyarakat.

“Akan didistribusikan Abate jenis cair,” katanya.

Bupati Karimun mengimbau pada seluruh masyarakat untuk segera membawa anggota keluarga ke rumah sakit jika mengalami gejala DBD agar dapat ditangani dengan cepat.

Tinggalkan Balasan