
KUTIPAN – Turnamen Sepak Bola Usia 13 Tahun Piala Askab PSSI Lingga 2025 resmi berakhir pada Minggu sore, 18 Januari 2026. Laga final yang digelar di Lapangan Merdeka Dabo Singkep berlangsung kompetitif dan menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda sepak bola Kabupaten Lingga.
Pada pertandingan puncak tersebut, klub sepak bola Daik Junior berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan klub asal Tanjung Kelit. Kemenangan ini memastikan Daik Junior membawa pulang trofi Piala Askab PSSI Lingga untuk kategori usia 13 tahun.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil ngotot dan saling menekan. Permainan cepat serta semangat juang tinggi dari para pemain muda membuat laga final ini menarik perhatian penonton yang memadati sisi lapangan. Gol demi gol tercipta melalui skema permainan terbuka, hingga akhirnya Daik Junior mampu mengamankan kemenangan.
Ketua Askab PSSI Lingga, Aziz Martindas, mengatakan turnamen sepak bola usia 13 tahun ini merupakan bentuk keseriusan PSSI Lingga dalam melakukan pembinaan sepak bola sejak usia dini.
“Alhamdulillah, pelan-pelan kami PSSI Lingga sudah menyiapkan dan menyelenggarakan apa yang menjadi hajat kami, sebagaimana program yang telah kami lakukan,” ujar Aziz Martindas.

Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak pemain berkualitas di masa depan. Karena itu, Askab PSSI Lingga berkomitmen untuk menghadirkan kompetisi yang berkelanjutan dan terukur.
Aziz juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, PSSI Lingga telah menyiapkan rencana besar berupa penyelenggaraan liga sepak bola di dua wilayah berbeda. Kompetisi tersebut nantinya akan dipertemukan dalam ajang yang lebih tinggi.
“Insyaallah di tahun 2026 ini akan ada liga yang akan kita persiapkan di dua tempat. Nanti akan kita pertandingkan dua tempat ini di kompetisi yang lebih tinggi yaitu Super League-nya, memperebutkan juara Liga Kabupaten Lingga,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai potensi pemain muda sepak bola Lingga menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu. Dengan program pembinaan yang lebih terarah, Askab PSSI Lingga optimistis kualitas pemain akan terus meningkat.
“Kita lihat potensi-potensi semakin hari semakin baik. Kita berharap dengan program yang lebih terukur dan terarah, serta pembinaan di mana kita sudah menyiapkan beberapa pelatih yang kita berdayakan, termasuk pelatihan pelatih dengan mengundang pelatih tingkat nasional, mudah-mudahan semakin banyak dan semakin baik kualitas anak-anak kita ke depan,” kata Aziz.
Ia berharap, pembinaan yang konsisten ini dapat menjadi bekal bagi para pemain muda Lingga untuk bersaing di level yang lebih tinggi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).





