Batam – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Candra Ibrahim semakin membuktikan keseriusan untuk maju sebagai salah satu kandidat bakal calon wakil wali kota Batam periode 2020-2024.

Usai beberapa waktu lalu Candra mendaftar di DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Batam, DPW Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Kepri dan hari ini Selasa (29/10), Direktur Utama (Dirut) Batam Pos itu kembali memantapkan langkahnya untuk maju di Pilwako kota Batam dengan mendaftar di partai berlambang pohon beringin.

Di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar kota Batam Candra bersama tim relawannya disambut Sekretaris Tim Penjaringan Partai Golkar Batam, Amrullah Rasal.

“Kedatangan kami kesini untuk ikut berpartisipasi pada Pemilu kada kota Batam. Partai Golkar sebagai salah satu partai terbesar di Batam tentu memiliki keinginan untuk mengusung dan mencari calon yang terbaik,” kata Candra.

Ia memahami, internal partai Golkar sendiri memiliki sejumlah nama besar dan kader terbaik. Namun demikian tidak ada salahnya ia mencoba mencuri perhatian Partai Golkar kota Batam, sehingga bisa menjadi salah satu calon yang bisa dikaji serta mampu diperhitungkan.

“Kami yakin dan percaya partai mana pun pasti bertekat untuk menang dan mengusung kader dan non kader yang elektabilitasnya bisa diperhitungkan. Mudah-mudahan niat baik ini bisa disambut dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu Amrullah Rasal mengatakan, Partai Golkar adalah partai yang terbuka bagi siapa pun baik kader Golkar sendiri maupun eksternal. Partai Golkar tidak menutup pintu tertutup bagi siapa pun yang ingin mendaftar.

“Mekanisme di internal kami semuanya yang mendaftar akan diproses dan nanti tim penjaringan atau tim 9 akan memverifikasi berkas calon dan tahapan selanjutnya akan diusulkan ke DPP Partai Golkar. Nanti dari DPP lah yang akan memutuskan siapa yang akan dicalonkan dari partai kami,” kata Amrullah.

Ia berpesan bagi siapapun calon memiliki peluang dan kesempatan yang sama. Baik itu kader Golkar sendiri maupun eksternal.

“Jadi jangan merasa bukan kader sehingga peluangnya kecil. Kami tidak ada namanya prioritas, semua tergantung elektibilitas. Karena seperti yang disampaikan pak Candra kita mau ke depan untuk menang,” tegasnya.

Sehingga kalau pun ada calon yang memiliki elektabilitas tinggi di luar kader Golkar tentu akan diprioritaskan.

“Kalau ada yang lebih baik kenapa tidak. Alangkah sayang dan rugi nya jika ada potensi di luar kader tapi tidak melakukan pendaftaran. Kami sangat apresiasi kehadiran pak Candra dan apa yang dilakukan hari ini sangat tepat dan bisa diridhoi Allah,” tutupnya.

Editor : Kri