Foto : Diskominfo Kepri

KUTIPAN.co, Bintan – Karantina Pertanian Tanjungpinang menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan ASDP Tanjunguban pada Rabu (11/12/2019).

Kegiatan  menyasar kepada komoditas pertanian, baik hewan maupun tumbuhan yang dibawa jasa angkutan maupun perorangan yang masuk melalui Pelabuhan ASDP.

Operasi melibatkan instansi terkait Bea Cukai, Balai Penyelenggara Transportasi Darat, Kepolisian, serta POM TNI AL dan TNI AD.

Koordinator Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Karantina Pertanian Tanjungpinang
Khalid menyampaikan, kegiatan dilaksanakan untuk memastikan keamananan komoditas hewan dan tumbuhan dari hama penyakit jelang Natal dan Tahun Baru.

“Kami menjaga agar hama maupun penyakit tidak terlalu lintas dari daerah lain yang terkontaminasi,” ungkap Khalid.

Operasi juga dimaksudkan untuk  meningkatkan kepatuhan masyarakat melaporkan media pembawa kepada petugas pintu masuk maupun di wilayah kerja Karantina Pertanian.

Selain itu, salah satu fokus dalam kegiatan tersebut adalah terkait virus African Swine Fever (ASF), virus demam babi Afrika yang kini tengah mewabah di sejumlah negara Asia.

“Sejauh ini memang belum terdeteksi di Indonesia, termasuk Bintan. Maka penting melakukan pencegahan agar tidak masuk dan menyebar di Bintan,” ujar Khalid.

Editor : Ramadhan
Sumber : Diskominfo Kepri