Connect with us

Bintan

Calon Bupati Bintan Alias Wello Janjikan Listrik Nyala 24 Jam di Pulau Mantang

Published

on

calon bupati bintan
Calon Bupati Bintan lakukan kunjungan silaturahmi dengan warga di wilayah Pulau Mantang menjanjikan listrik 24 jam nonstop

KUTIPAN.CO – Mendapat aduan dari warga dibeberapa desa di Pulau Mantang terkait penerangan listrik, Calon Bupati Bintan tak mau menilai pemimpin sebelumnya namun berjanji jika terpilih maka akan aliri listrik 24 nonstop di Pulau Mantang, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan.

“Kami sudah sejak zaman Pak Ansar masih Bupati minta listrik di sini menyala 24 jam. Tapi sampai Bupati yang sekarang dah nak habis, listrik kami tetap tak dapat 24 jam,” kata seorang warga ke Alias Wello.

http://34.101.154.132/penantian-panjang-akhirnya-pln-alirkan-listrik-24-jam-di-senayang/

Hal senada disampaikan juga sejumlah warga lainnya. Listrik di pulau ini hanya menyala dari Maghrib sampai jam 07.00.

Baca :  Diselimuti Suasana Haru, Dengan Segala Kerendahan Hati Alias Wello Mengaku Minta Maaf dan Berkesan Pimpin Lingga

Akibat terbatasnya listrik, ekonomi warga sulit bergerak dan berkembang. Tak hanya ekonomi warga, para pelajar yang harus belajar di rumah juga sangat kesulitan.

http://34.101.154.132/ramadhan-berkah-akhirnya-warga-selayar-nikmati-aliran-listrik-24-jam/

Terkait kesulitan warga itu, mantan Bupati Lingga yang memiliki jam terbang tinggi juga memiliki jaringan luas hingga ke tingkat pemerintah pusat ini mengatakan tak mau menilai kinerja Bupati sebelumnya. Namun, untuk di Lingga disebutkannya nyaris semua desanya sudah teraliri listrik 24 jam.

“InshaAllah jika diamanahkan memimpin Bintan bersama Pak Dalmasri, kita bikin listrik di Mantang ini menyala 24 jam sehari,” jawab AWe.

Editor : Fikri
Source : suarasiber.com

Bintan

Akses Jalan Menuju Kebun Ditutup, Ratusan Petani di Bintan Dihadang Preman Bertato

Published

on

By

Petani di Bintan Dihadang Preman Bertato

KUTIPAN.CO – Suasana jalan raya Lome, Gunung Kijang, Bintan tiba-tiba ramai dalam dua hari terakhir. Hal ini karena pihak PT BMW telah menutup akses pintu masuk jalan warga ke lahan perkebunan mereka.

Akibat penutupan itu, ratusan petani tidak bisa masuk ke lahan yang selama ini dikelola mereka lantaran dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak Perusahaan BMW.

“Sudah tiga hari terakhir kami (Petani tempatan) tidak diperbolehkan masuk melintasi jalan. Kami dilarang dan dihadang oleh puluhan preman bertato yang mengaku suruhan dari pihak BMW,” ucap pak tua salah satu petani.

Dari Informasi yang diperoleh, sempat terjadi keributan antara petani dengan puluhan preman sewaan (suruhan) PT BMW. Puncaknya terjadi pada Sabtu (24/04/21) sore.

Dalam peristiwa ini terlihat ratusan petani berkumpul untuk menghancurkan portal dan pos yang dibagun oleh pihak PT BMW. Pos itu berdiri di pintu masuk menuju lahan (Kebun red) petani.

Namun upaya warga ini cepat diketahui pihak kepolisian hingga ada warga yang melapor. Mengetahui adanya perselisihan antara petani dan preman sewaan PT BMW, puluhan polisi berseragam dari Polres Blntan dan dari Polsek Gunung Kijang langsung melakukan pengamanan Antisipasi.

Petani di Bintan Dihadang Preman Bertato

Ariun (37 tahun), salah satu petani mengaku sudah bertahun-tahun ia memanfaatkan lahan negara yang diterlantar itu, sebelumnya tidak ada pihak-pihak yang melarang ia masuk ke kebun yang ia kelola.

Sambung dia bercerita, tiga hari lalu pagi-pagi sekali saat ia mau menanam pisang, tiba- tiba portal jalan ditutup. Para petani pun dihadang puluhan preman bertato sewaan PT BMW, lalu melarang untuk masuk ke lahan perkebunan.

“Sekarang kami (petani) ingin agar portal dan pos yang dibagun PT BMW dimusnahkan,” kata hariun didepan petugas Kepolisisan yang didukung tepuk tangan rapusan petani.

Selain itu, para petani juga mengaku heran, kok PT BMW bisa mengklaim itu lahan mereka sementara batas lahannya saja tidak ada dan sudah terbengkalai sejak tahun 1993 silam.

Baca :  AWe Serius Maju Pilkada Bintan, Ini Semua Bukan Tiba-tiba

Menurut UU Agraria, alokasi lahan untuk perusahaan hanya berlaku 20 tahun. Ini sudah hampir 30 tahun ditelantarkan, hingga merugikan negara dan masyarakat.

“Kami mendukung penuh pihak PT yang menjalankan amanah sesuai dengan peruntukannya, tidak merugikan negara dan juga rakyat. Jika dikatakan pihak PT BMW memiliki ijin HGB, selama 30 tahun mana bangunannya,” tegas Ketua Lembaga KPK Kepri, Kennedi Sihombing saat bicara mewakili ratusan petani

Akhirnya perwakilan pihak petani dan perwakilan pihak PT dipertemukan di pos keamanan oleh pihak kepolisian. Hanya saja, dalam pembahasan sekitar 30 menit tidak ada kesimpulan yang di sepakati bersama.

Menangapi hal itu pihak Polres Bintan meminta agar perwakilan petani dan pihak PT BMW datang ke Polres Pada Senin (26/4/21) untuk menanyakan legalitas kedua belah pihak.

“Untuk sementara petani jangan masuk dulu ke portal yang sudah ada sampai ada kejelasan pertemuan yang akan kita gelar di Polres Bintan,” Kata Kabag Ops Polres Bintan AKBP Sembiring dalam mediasi itu.

Permintaan pihak polres ini sempat ditolak petani karena jika kebun mereka tidak dilihat, menurut petani tentu tanaman dan ternak-ternak mereka akan terancam.

“Kami juga meminta pihak kepolisian agar berlaku adil, seharusnya pihak PT BMW juga tidak boleh berada di lokasi itu dan bukan hanya kami saja,” celoteh seorang petani.

Untuk diketahui, dalam peristiwa ini ada dugaan PT BMW telah melangar UU Pokok Agreria no 5 Th 1960 pasal, 27, 34 dan 40 yang menerang, hapus antara lain karena ditelantarkan.

Ditambah pula PP nomor 11 tahun 2010 tentang pemanfaatan tanah telantar demi kemakmuran rakyat Indonesia di NKRI. (*)


Author : Kiky
Editor : Fikri
Source : SMSI Kepri

Continue Reading

Bintan

Ini Tiga Pejabat Bintan Yang Diperiksa KPK

Published

on

By

Pejabat Bintan Yang Diperiksa KPK
Juru Bicara KPK, Ali Fikri (Foto : Ist)

KUTIPAN.CO – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap 3 orang saksi baru terkait dugaan tindak pidana korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas wilayah Kabupaten Bintan, Jum’at (26/2/2021).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK tersebut terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Wilayah Kabupaten Bintan.

“Benar, KPK saat ini sedang melakukan penyidikan dugaan TPK terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas wilayah Kabupaten Bintan tahun 2016-2018,” ungkapnyanya melalui keterangan tertulis.

Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri mengungkapkan, tiga pejabat BP Bintan yang diperiksa hari ini yakni :

1. Mantan Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah Bintan sekaligus Kepala BP Bintan (2011-2016), Mardiah yang kini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB).

2. Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bintan sekaligus mantan Wakil Kepala BP Bintan (2011-2013), M Hendri.

3. Radif Anandra Anggota 4 Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan Tahun 2016-sekarang.

Terkait hal ini, Ali Fikri belum membeberkan lebih jauh, meski demikian pihaknya akan memberitahukan pada publik tentang perkara tersebut.

Baca :  Konsep Kebaharian Salah Satu Motivasi AWe Maju Pilkada Bintan

“Pada waktunya KPK pasti akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya apa saja dan akan dijelaskan siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya,” katanya.

Ali Fikri juga mengatakan, pihaknya akan menginformasikan setiap perkembangan penanganan perkara ini sebagai bentuk transparansi kepada publik,” pungkasnya

Untuk diketahui, sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua Kepala Dinas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kamis (25/2/2021) pagi.

Pemeriksaan digelar di Ruang Balai Antan Seludang Polres Tanjungpinang. Dua orang pejabat, tersebut, masing-masing ; Edi Pribadi sebagai Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah dan Mardiah selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bintan.

Edi tiba dan masuk ke ruangan Balai Antam Seludang Mapolres sekitar pukup 10.00 WIB. Sekitar lima menit berselang, Mardiah menyusul. Dua pejabat yang diperiksa tersebut, istirahat sekitar pukul 12.30 untuk salat Zuhur di Musala Polres setelah itu dilanjutkan pemeriksaan.

Mereka mulai diperiksa sekitar pukul 10.00 WIB dan selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Usai diperiksa Edi langsung keluar dari pintu samping sembari berlari menghindari awak media yang telah menunggu dan langsung memasuki mobil dinasnya Inova warna Silver dengan nomor polisi BP 34 B dan meninggalkan Polres Tanjungpinang.


Editor : Fikri
Source : kabarbatam

Continue Reading

Bintan

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Sabu 2 Kg di Perairan Bintan

Published

on

By

Penyelundupan Sabu 2 Kg di Perairan Bintan

KUTIPAN.CO – Unit I Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 2 Kg (kilogram) di area Pelabuhan Sungai Pasar Baru, Kecamatan Bintan Utara, Kepulauan Riau, Rabu (24/2/2021)

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom melalui Kasubdit Gakum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Nurochman Nulhakim mengungkapkan kejadian berawal pada hari Rabu (24/2) lalu sekira pukul 05.00 Wib di pasar baru Kecamatan Bintan Utara, tim mendapatkan informasi akan adanya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh seseorang dari negara Malaysia.

“Dari informasi tersebut Unit 1 Subditgakkum dengan menggunakan Kapal Patroli XXXI-1010 Ditpolairud Polda Kepri bersama KP 2004 melakukan penyelidikan di Perairan Bintan dan sekitarnya,” ujar Nurochman.

Baca :  Ini Tiga Pejabat Bintan Yang Diperiksa KPK

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersangka JLN Bin RSH di Pelabuhan Sungai Pasar Baru Bintan.

“Dalam pemeriksaan dan penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu seberat 2,051 Kg yang dibungkus dalam tiga plastik,” jelas Nurochman.

Lebih jauh dijelaskannya, untuk modus tersangka berpura pura menjadi tenaga kerja ilegal yang masuk dari pantai air tawar Johor ke negara Indonesia melalui perairan Kepri Bintan.

“Tersangka JLN berasal dari Lombok yang dikendalikan oleh warga negara Malaysia. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Ditpolairud Sekupang Batam guna pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Panti Asuhan di Bengkong Panti Asuhan di Bengkong
Batam9 jam ago

Romo Paschal : Tersangka Pencabulan Anak di Bengkong Ngaku Dijebak Korban “Akal Akalan”

KUTIPAN.CO – Pengakuan tersangka pencabulan empat orang anak dibawah umur dinilai ngeyel dan mengada-ada. Pasalnya David Martinus Gulo mengaku kalau...

Polsek Nongsa Polsek Nongsa
Batam9 jam ago

Polsek Nongsa Salurkan Bantuan Beras dari Yayasan Buddha Tzu Chi ke Pulau Ngenang

KUTIPAN.CO – Polsek Nongsa salurkan puluhan karung beras yang merupakan bantuan sosial dari Yayasan Buddha Tzu Chi untuk masyarakat yang...

Korem 033/WP bersama Apindo Kepri Korem 033/WP bersama Apindo Kepri
Batam9 jam ago

Meski Hujan, Warga Antusias Serbu Vaksinasi Yang Digelar Korem 033/WP bersama Apindo Kepri dan RSKI

KUTIPAN.CO – Meski sempat diguyur hujan deras, tidak menyurutkan semangat masyarakat Kota Batam untuk mengikuti vaksinasi yang digelar oleh Komando...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga12 jam ago

UPDATE Covid-19 Lingga 24 September : Nihil Penambahan Kasus Positif Sisa 6 Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Sabtu 24 September 2021, nihil penambahan kasus aktif sementara kesembuhan...

Vaksinasi Ibu Hamil Vaksinasi Ibu Hamil
Lingga13 jam ago

Dinkes Lingga Serbu Vaksinasi Ibu Hamil

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DK-PPKB) Kabupaten Lingga lakukan serbuan vaksinasi massal...

Kodim 0317/TBK Kodim 0317/TBK
Karimun22 jam ago

Kodim 0317/TBK Tanam Ribuan Bibit Pohon

KUTIPAN.CO – Demi menjaga kelestarian lingkungan, Kodim 0317/Tanjung Balai Karimun melaksanakan penanaman ribuan bibit pohon, bertempat di Kampung Sememal, Kelurahan...

Pecatur Kepri Pecatur Kepri
Kepri22 jam ago

Targetkan Dua Medali di PON XX Papua, Pecatur Kepri Bakal Hadapi Grand Master

KUTIPAN.CO – Tim catur Kepulauan Riau menargetkan dua medali dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, yang berlangsung dari...

Benan Island Resort Benan Island Resort
wisata1 hari ago

Soft Opening Benan Island Resort, Ketua DPRD Lingga Dorong Sektor Wisata Ditengah Pendemi

KUTIPAN.CO – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin apresiasi dan dukung pelaku usaha di sektor pariwisata untuk tumbuh maju dan...

Populer Sepekan

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak di Wilayah Pesisir Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Ditangkap Polresta Barelang Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem Serbu Desa Binaan di Karimun Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12