BWS Sumatera IV Akan Normalisasi Sungai di Sungai Lumpur

  • Bagikan
Foto BWS Sumatera IV Normalisasi Sungai di Sungai Lumour, lurah sungai lumpur

KUTIPAN.CO – Lurah Sungai Lumpur lakukan musyawarah bersama masyarakat, terkait akan dilakukannya pengerjaan normalisasi sungai di wilayah Sungai Lumpur, oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV, Batam.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lingga, Novrizal mengatakan, untuk pengerjaan normalisasi Sungai yang berada di wilayah Kelurahan Sungai Lumpur, dananya dari BWS Sumatera IV, mereka yang mengerjakan dan kita hanya mempasilitasi saja, maka kita mengajak dari pihak kelurahan dan desa, agar lahan yang terkena tidak ada masalah.

“Alhamdulillah, hasilnya masyarakat setuju dengan pengerjaan nomalisasi tersebut,” kata Novrizal saat diwawancarai usai kegiatan di Kantor Lurah Sungai Lumpur, Jumat (5/11/2021).

Pengerjaan normalisasi sungai ini, jelas Novrizal, akan secara bertahap, sehingga yang tidak bisa dikerjakan tahun ini, pada tahun depan akan kita ajukan kembali, karena program normalisasi ini setiap tahun itu ada pengerjaannya.

“Insya Allah, pada tahun depan kita ajukan lagi sampai selesai kemuaranya. dan normalisasi yang dilakukan untuk mendalamkan sungai yang sudah dangkal,” terangnya.

Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin menyampaikan, terkait normalisasi sungai yang ada di Kelurahan Sungai Lumpur, yang dilakukan oleh BWS Sumatera IV, itu merupakan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2021. Memang usulan itu ada karena dampak yang terjadi di masyarakat di wilayah Sungai Lumpur.

Pihaknya telah melakukan survey, lanjut Raja Roni, kemarin disaat turun hujan lebat di wilayah RT. 03 RW. 05 memang terendam. dikarenakan air yang datang dari kawasan Air Panas Desa Berindat, air nya sangat deras melalui sungai di daerah Sungai Lumpur yang bermuara di Desa Tanjung Harapan.

“Melihat dari survey yang kita lakukan, maka pentingnya kita melakukan normalisasi sungai terkait kejadian diwilayah kita tersebut. jika tidak dilakukan nomalisasi, kemungkinan Kantor Kelurahan Sungai Lumpur juga akan terendam banjir,” paparnya.

Untuk pengerjaan normalisasi sungai ini, Raja Roni menambahkan, akan dikerjakan sepanjang 2 kilo meter, dan untuk pengerjaannya hanya untuk pendalaman dan pembersihan. Jika dalam pengerjaan tersebut dijumpai sungai yang sudah dalam itu tidak akan dikerjakan lagi dan akan menyesuaikan dari kedalaman sungai.

“Harapan kami kepada masyarakat diwilayah Sungai Lumpur, yang tanahnya berada diwilayah sungai, agar memberikan persetujuan terkait normalisasi sungai ini. karena jika masyarakat tidak setuju kita tidak akan bisa melaksanakan pengerjaan normalisasi sungai, setelah dilakukan musyawarah, Alhamdulillah masyarakat kita menyepakati normalisasi tersebut,” tutupnya.

Dalam musyawarah bersama warga masyarakat tersebut, selain Lurah Sungai Lumpur yang didampingi Kasi Pemerintahan, juga dihadiri Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lingga bersama Staf, Plt Lurah Dabo, Kepala Desa Tanjung Harapan, Kepala Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Tokoh Agama dan masyarakat yang lahannya berada diwilayah pengerjaan normalisasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan