Beranda Klik News Regional Brankas Berisi Uang Dibongkar dan Dibuang di Kebun Setajam

Brankas Berisi Uang Dibongkar dan Dibuang di Kebun Setajam

KUTIPAN.CO – Untuk menghilangkan jejak, para pelaku pencurian Safety Box atau Brankas, sebelum melarikan diri, Brankas berisikan uang dan perhiasan dibongkar dan dibuang di salah satu kebun yang berada di wilayah Setajam.

“Guna menghilangkan jejak, pelaku membuang Brankas tersebut di kebun di wilayah Setajam Dabo Singkep,” ungkap Kapolsek Dabo Singkep AKP Ahmad Wahyudi, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (14/02/2020).

Diberitakan sebelumnya, lima orang para pelaku pencurian Safety Box atau Brankas tersebut melakukan pencurian disalah satu rumah warga yang berada diwilayah jalan Mutiara Sekop Darat, Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, pada Selasa 25 Januari 2020 lalu, dan dilaporkan oleh korban atau pemilik rumah pada 28 Januari 2020 lalu.

“Saat kejadian korban tidak berada dirumah, dan setelah dua hari kejadian baru korban menyadari jika rumahnya dimasuki pencuri dan langsung melaporkannya,” kata AKP Ahmad Wahyudi.

Komplotan pelaku tersebut berhasil membawa kabur sejumlah uang, perhiasan, dan surat surat yang berada didalam brankas tersebut, dua tersangka berinisial KE dan MA ditangkap di Dabo Singkep, sedangkan tersangka lainnya berinisial RH dan HJ di tangkap di Bintan sedangkan pelaku berinisial DM ditangkap di Tanjungpinang.

“Dua orang pelaku di tangkap di Bintan dan satu pelaku lagi di tangkap di Tanjungpinang, kemudian ketiga pelaku dibawa ke Polsek Dabo Singkep guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata AKP Ahmad Wahyudi.

Dari keterangan tertulis Humas Polres Lingga dari tangan pelaku didapati barang bukti yakni, uang sebesar Rp.50.000, uang Dollar Singapore sebanyak 412 Dollar, Uang Ringgit Malaysia sebanyak 65 Ringgit, 3 Unit Handpone merk Vivo warna Merah Hitam, 1 Unit Handpone merk Xiomi warna Hitam, 2 Unit Handphone merk OPPO warna Hitam, 1 unit Sepeda Motor merk Yamaha Jupiter MX, dan 1 buah Linggis Besi.

“Untuk total kerugian korban yakni sebesar Rp400 juta,” katanya.

Adapun Pasal yang disangkakan yakni Pasal 363 Ayat 3,4,5 Jo Pasal 55,56 Jo Pasal 480 dengan ancaman Hukuman Penjara 7 Tahun.

Penulis : Ramadhan
Editor : Fikri