Connect with us

Kepri

BNNP Kepri Musnahkan Sabu 6 Kg dan Ganja 8 Kg

Published

on

BNNP Kepri

KUTIPAN.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) musnahkan sabu seberat 6 Kg dan ganja seberat 8 Kg dengan menggunakan mobil Incenerator, dihalaman depan Kantor BNNP Kepri, Nongsa, Kamis (8/4/2021).

“Pemusnahan barang bukti tersebut berhasil diamankan dari 4 laporan kasus narkotika dengan 11 tersangka,” ujar Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol, Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak.

Dijelaskan Henry, untuk kasus pertama terjadi pada hari Kamis (25/2/2021) sekira pukul 18.00 Wib, pelaku berinisial JB (35) dan MK (44) berhasil ditangkap petugas di sebuah warung desa leboh Kabupaten Karimun Provinsi Kepri dengan barang bukti sabu seberat 107,23 gram.

BNNP Kepri

Selanjutnya kasus kedua terjadi pada hari Sabtu (6/3/2021) sekira pukul 10.15 Wib, pelaku berinisial KI (30), MA (25) dan JJ (46) berhasil ditangkap petugas di plantar Pelabuhan Tanjung riau, Kota Batam sementara DR (33) ditangkap petugas di Taman Kota Mas Baloi, Kota Batam dengan barang bukti sabu seberat 2.015 gram.

Baca :  Tim Gabungan Tertibkan Bangunan dan Tambang Pasir Liar di Wilayah KKOP, Tiga Mesin Alat Sedot Pasir Diamankan

Kemudian kasus ketiga terjadi pada hari Rabu (24/3/2021) sekira pukul 06.00 Wib, pelaku berinisial KF (36) dan MM (39) berhasil ditangkap petugas di Pulau Jedah dengan barang bukti sabu seberat 4.285 gram.

Untuk kasus keempat terjadi pada hari Minggu (28/3/2021) sekira pukul 20.45 Wib, pelaku berinisial JY (26) dan IO (35) seorang perempuan berhasil ditangkap petugas didepan Kedai Kopi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepri dengan barang bukti daun ganja seberat 8.960 gram yang diletakkan di dashboard motor.

BNNP Kepri

Kemudian dilakukan pengembangan dan sekira pukul 22.50 WIB petugas berhasil menangkap DA (20) di rumah kontrakan, Tanjungpinang dengan barang bukti daun ganja kering seberat 26,6 gram.

Selanjutnya barang bukti beserta tersangka dibawa ke kantor BNN Provinsi Kepri guna dilakukan proses penyidikan dan pengembangan kasus.

Baca :  Investasi Villa di Katang Lingga Dengan Security Token Offering KLGV

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

Dengan pemusnahan ini kita menunjukkan ke masyarakat bahwa barang bukti hasil tangkapan kita musnahkan, jadi tidak disimpan dan disalahgunakan. Saya berharap agar ini menjadi kampanye kita dalam melawan dan memerangi narkoba. Masalah narkoba bukan hanya masalah pecandu, pengedar dan bandar, masalah narkoba menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Henry.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan