Connect with us

Kepri

BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan Sabu 20 Kg Dengan 6 Tersangka

Published

on

BNNP Kepri Gagalkan

KUTIPAN.CO – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 20 Kg dengan 6 orang tersangka.

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol, Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak mengungkapkan penangkapan berawal pada hari Selasa (13/4/2021) sekira pukul 02.00 WIB di depan Perairan Tanjung Uban Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, tim berhasil mengamankan tersangka berinisial LE (26) dengan barang bukti sabu seberat 2.168 gram.

Kemudian dilakukan pengembangan dan sekira pukul 03.10 WIB petugas berhasil mengamankan tersangka inisial IR (25) di Pelabuhan Tanjung Riau.

Selanjutnya, pada hari Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 01.50 Wib di depan pelantar Pelabuhan Tanjung Riau Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, petugas kembali berhasil mengamankan tersangka AR (22) dengan barang bukti sebu seberat 3.690 gram.

“Namun ketika akan ditangkap oleh petugas, tersangka melakukan perlawanan dengan mencoba menabrak petugas dengan menggunakan sepeda motor merek Yamaha Mio warna putih dengan Nopol Bp 5025 FH dan berhasil melarikan diri,” ungkap Henry, Selasa (4/5/2021).

Baca :  Pemko Batam Apresiasi Polri Launching Tilang Elektronik

BNNP Kepri Gagalkan

Kemudian barang bukti yang semula diletakkan oleh tersangka di motornya terjatuh dan diamanakan oleh petugas BNNP Kepri.

Selanjutnya pada hari Sabtu (01/5/2021) sekira pukul 20.30 Wib petugas melakukan pengembangan kasus dan berhasil mengamankan tersangka AR yang sedang berada di rumahnya yang beralamat di Kampung Bukit RT.02 RW. 06 Tanjung Riau Kota Batam Provinsi Kepri.

Pada hari Jumat (30/4/2021) sekira pukul 22.15 Wib Petugas BNNP Kepri mendapat informasi bahwa adanya peredaran gelap Narkotika jenis sabu di depan Perairan Tanjung Uban Kabupaten Bintan.

“Petugas BNNP Kepri melakukan penyelidikan terhadap info yang didapat dan melakukan penyisiran di daerah tersebut dan mendapati sebuah speeboat yang datang dari arah OPL Malaysia kemudian petugas mengejar speedboat tersebut,” jelas Henry.

Setelah didapati 3 orang laki-laki dan petugas melakukan penggeledahan terhadap isi kapal dan ditemukan 2 buah tas yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat bruto 14.326 gram.

Kemudian petugas memindahkan tersangka dan barang bukti ke kapal, pada saat petugas memindahkan 1 orang tersangka inisial RO (41) ke kapal milik petugas lainnya melakukan perlawanan, sehingga 2 orang tersangka yang berada didalam speedboat tersebut melarikan diri dengan cara menggunakan speedboat yang mereka gunakan setelah itu petugas langsung mengejar 2 orang tersangka tersebut.

Setelah 30 menit mengejar petugas melihat 2 tersangka memasuki perairan laut Malaysia sehingga petugas kehilangan keduanya.

Baca :  Difasilitasi Dewan Pers, UPN Veteran Yogyakarta Buka Pendaftaran UKW Gratis di Palembang

Kemudian petugas melakukan pengembangan pada hari Sabtu (01/5/2021) sekira pukul 15.50 Wib yang rencananya sabu tersebut akan diambil dan disimpan di Batam.

Atas kejadian tersebut diatas, tersangka dan barang bukti dibawa oleh petugas BNNP kantor BNNP Kepri guna dilakukan proses penyidikan.

Ditambahkan Henry, ini merupakan hasil kerja keras dari pada teman-teman kita dari bidang pemberantas yang bekerja secara luar biasa, meskipun mereka menjalankan ibadah puasa tetapi mereka tetap berkomitmen untuk melakukan pemberantasan terhadap narkoba.

“Karena memang kita sadari, Kepulauan Riau adalah jalur strategis untuk masuk penyelundupan barang barang narkoba,” pungkasnya.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan