Selamat Tahun Baru Kutipan Berita

Berikut Catatan Capaian Kinerja Kejaksaan Negeri Batam Sepanjang Tahun 2021

  • Bagikan
Kejaksaan Negeri Batam
Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Polin Octavianus (kanan) didampingi Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Wahyu Octaviandi (kiri)

KUTIPAN.CO – Di penghujung tahun 2021, Kejaksaan Negeri Batam paparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2021 bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Batam Center, Kamis (30/12/2021).

Foto capaian kinerja, Kejaksaan Negeri Batam, Kejari Batam

“Sepanjang tahun 2021 kegiatan Kejaksaan Negeri Batam berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Polin Octavianus didampingi Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam, Wahyu Octaviandi.

Dijelaskan Polin, adapun capaian kinerja Kejaksaan Negeri Batam selama tahun 2021 meliputi :

– Kegiatan rutin dari bidang pembinaan, ada penerimaan PNBP sebesar Rp 4.393.882.359,- dari target Rp 3.802.875.000, sehingga mencapai persentase 115,54%. PNBP masih kita maksimalkan untuk pemasukan negara.

– Di bidang intelijen sesuai dengan fungsinya ada kegiatan penerangan hukum yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Batam dengan tema “Tindak Pidana Korupsi” bersama SKPD dan para Camat se-Kota Batam. Kegiatan ini dilakukan 1 kali sesuai dengan target.

– Ada penyuluhan hukum yakni Jaksa masuk Sekolah yang dilaksanakan di SMU N 4 Batam dan di SMU N 8, target 2 dengan persentase 100%.

– Ada juga kegiatan Jaksa menyapa targetnya 3, dimana 2 sekolahan dan 1 di PRO 1 RRI Batam dengan persentasenya 150%.

– Kemudian ada kegiatan podcast. Ini tidak ada target hanya improvisasi dari Kejaksaan Negeri Batam untuk mendalami apa saja yang dilakukan.

– Kemudian ada kegiatan Pakem dengan tema “Pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan Kota Batam” di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Batam, target 1 kali dan dilaksanakan 1 kali.

– Selanjutnya penangkapan buron ada 5 kegiatan yang tertangkap.

Lanjut Polin, ada kegiatan dibidang tindak pidana umum yakni :

– Pra penuntutan SPDP tahap I ada 664 SPDP yang diterima dengan penerimaan berkas perkara jumlah 620 perkara sehingga persentase 166% melebihi target.

– Tahap penuntutan dari target 350 perkara dilaksanakan 862 perkara persentasenya 246%.

– Pelaksanaan putusan. Perkara yang sudah putus ada 911 perkara yang sudah dieksekusi 911 perkara, upaya hukum banding ada 30 perkara, kasasi 6 dari target 250 perkara terhadap putusan eksekusi ini, sehingga kita sudah memenuhi 64%.

– Kemudian penanganan perkara berdasarkan keadilan Restoratif kasasinya ada 4, ini tidak ada target tetapi Kejari Batam melaksanakan restoratif ini.

– Penanganan Perkara TP. Narkotika melalui penempatan di Lembaga Rehabilitasi ada 10 perkara.

– Sidang dilaksanakan secara online sebanyak 6308 perkara dan perkara tilang yang kita tangani 8680 perkara tilang.

Polin menambahkan, selanjutnya untuk di bidang tindak pidana khusus yakni :

– Perkara tahap penyelidikan dari target 1, dilaksanakan 3 kegiatan sehingga persentasenya 300%.

– Kemudian penyidikan target 1, dilaksanakan kegiatan penyidikan ada 3 kasus dengan persentase 300%.

– Pelacakan aset dan pengelolaan barang bukti ada 7 kegiatan dan hasilnya diserahkan ke Seksi PB3R.

– Perkara tipikor dan TPPU tahap Pratuntutan dan tuntutan target 1 realisasi ada 4. Yang sudah selesai sidang 2 perkara, 2 lagi sidang dalam proses. 

– Perkara tindak pidana kepabeanan cukai dan TPPU. Tahap pratuntutan dan tuntutan target 1 realisasi ada 6, yang selesai sidang ada 2 perkara yang poses ada 4 perkara.

– Pendapatan denda hasil tipikor, TPPU, perpajakan/kepabeanan/cukai realisasinya ada Rp. 50 jutadiserahkan ke Bendahara.

Selain itu, di bidang perdata dan tata usaha negara yakni : 

– Perkara perdata yang diselesaikan melalui jalur Litigasi ada 11 Perkara, yang diselesaikan melalui non litigasi ada 25 perkara dari target 1 perkara sehingga persentasenya tinggi sekali 2500%.

– Perkara tata usaha Negara yang diselesaikan melalui jalur Litigasi ada 2 perkara, yang diselesaikan melalui jalur Non Litigasi tidak ada. 

– Pemberian pertimbangan hukum ada 4 kegiatan dari 1 target sehingga persentase 400%.

– Kemudian pemberian pelayanan Hukum target 1, dilakukan ada 12 Kegiatan dengan persentase 1200%.

  • Kegiatan tindakan hukum lain ada 1 target dan sudah dilaksanakan dengan persentase 100%.

Total pemulihan Keuangan Negara sebesar Rp. 1.495.841.071,-.

Untuk bidang pengelolaan barang bukti dan rampasan : 

– Pemeliharaan barang bukti dan barang rampasan dilakukan terhadap 15 unit mesin tempel, 370 unit motor dan 25 unit mobil.

– Penelitian dan penerimaan barang bukti (tahap II) yaitu penyerahan barang bukti dan tersangka dilakukan sebanyak 761 Perkara.

– Pengecekan barang bukti yang dititipkan ke penyidik dalam hal ini bisa Polairud, Angkatan Laut dan Bea Cukai Batam ada 23 kegiatan dari target 20 kegiatan.

– Pengembalian barang bukti ada 320 perkara.

– Penyerahan uang rampasan Negara tindak pidana khusus sebesar Rp620.000.000,- dan tindak pidana umum sebesar Rp266.128.500,-

– Pelaksanaan pemusnahan barang rampasan Negara ada 3 Kegiatan.

– Pelelangan barang rampasan terhadap 21 unit kapal ikan asing, namun yang baru terlelang ada 6 unit kapal ikan asing sebesar Rp. 1.011.671.731.

  • Bagikan