Beredar Video Kecelakaan Korban Leher Putus, Kasat Lantas Polresta Barelang Pastikan Bukan di Batam

  • Bagikan
Kasat Lantas Polresta Barelang

Kasat Lantas Polresta Barelang pastikan beredarnya video kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban mengalami leher putus adalah Hoax dan bukan terjadi di Kota Batam.

Baru-baru ini masyarakat Kota Batam dihebohkan dengan beredarnya video kecelakaan lalu lintas di Jalan Umum Raja H Fisabilillah Simpang Fly Over (Laluan Madani) yang menyebabkan korban mengalami leher putus.

“Kejadiannya ada, korban hanya luka ringan dan sudah ditangani Unit Laka Lantas Polresta Barelang. Namun untuk video kepala putus bukan kejadian di Batam dan hoax,” ucap Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Ricky Firmansyah, SIK, pada Kamis (21/10/2021).

Dijelaskan Kompol Ricky, memang benar ada laka lantas yang terjadi pada hari Selasa (19/10/2021) sekira pukul 08.30 Wib di Simpang Fly Over Laluan Madani antara sepeda motor Yamaha N Max dengan R4 Suzuki Ertiga.

Namun, saat dilakukan olah TKP oleh Unit Laka Satlantas Polresta Barelang pengemudi sepeda motor N Max dan penumpang hanya mengalami cedera lecet kaki dan tangan atau luka ringan.

Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros dan dilakukan tindakan Rontgen dan dinyatakan oleh dokter Awal Bros korban mengalami patah tulang.

“Untuk perkaranya sudah ditangani di Unit Laka Lantas Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Ricky.

Ditambahkan Ricky, terkait video yang tersebar dapat kami pastikan bukan kejadian di Kota Batam dan memang tidak pernah ada kejadian tersebut.

“Saya simpulkan kembali untuk video pertama itu video hoax yang memang tidak terjadi di Kota Batam dan tidak ada laporannya di Unit Laka Lantas Polresta Barelang,” tegas Ricky.

Ia mengimbau kepada masyarakat kota Batam jangan terkecoh dengan beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan atau berita yang belum jelas.

“Imbauan ke masyarakat Kota Batam jangan menyebarluaskan berita hoax karena ada sanksi pidananya. Diteliti lebih dahulu informasi yang masuk benar atau tidak, jangan sampai terkecoh oleh hoax,” pungkasnya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan