Belum Sepekan PTM Sekolah di Lingga Kembali BDR

  • Bagikan
Belajar Tatap Muka di Daik dan Nerekeh Dihentikan
Junaidi Adjam, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Lingga | Foto : Dok. Kutipan

KUTIPAN.CO – Seluruh sekolah di Kabupaten Lingga kembali melaksanakan belajar dari rumah (BDR) atau Daring, hal itu berdasarkan intruksi Bupati Lingga No. 06/2021 tanggal 24 Agustus 2021 tentang perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di Kabupaten Lingga.

Dalam intruksi Bupati Lingga pada point ke-tiga huruf (a) mengintruksikan pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan untuk sementara waktu dilakukan secara BDR/Daring sampai minimal menjadi kriteria level 2 berdasarkan keputusan pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Sesuai dengan intruksi Bupati Lingga maka seluruh satuan pendidikan negeri dan swasta di semua wilayah se-Kabupaten Lingga mulai hari ini Kamis, 26 Agustus 2021 melaksanakan Proses Belajar secara Daring/BDR sampai tanggal 6 September 2021,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, Kamis (26/08/2021)

Intruksi Bupati Lingga itu menindaklanjuti Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2021 tanggal 23 Agustus 2021 tentang PPKM diwilayah kriteria level 3, level 2 dan level 1. Serta surat Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nomor 567/SET-STC19/VIII/2021 tentang penundaaan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka diwilayah kriteria level 3.

“Dengan dilaksanakan kembali BDR, diharapkan guru dan wali murid untuk dapat bersama-sama disiplin protokol kesehatan. Semoga wilayah kita segera menjadi zona hijau dan sekolah kembali melaksanakan belajar tatap muka seperti sedia kala,” ujar Junaidi.

Junaidi mengaku dampak pandemi Covid-19 telah menjadikan dunia pendidikan sangat terganggu, jangankan bicara soal mutu pendidikan, bicara bagaimana peserta didik dapat belajar secara efektif pun menjadi sebuah polemik, hal itu dikarenakan kata Junaidi, dengan pembelajaran daring tidak semua wilayah terjangkau jaringan internet.

Selain itu, masalah orang tua yang sudah begitu terbebani membantu anak-anaknya untuk belajar mandiri dirumah, disisi lainnya, kata Junadi tenaga pendidik dihadapkan dengan persoalan capaian target kurikulum.

“Dengan kondisi wilayah Kabupaten Lingga yang secara geografis sulit untuk melakukan kegiatan BDR atau Daring. Tidak semua wilayah terjangkau jaringan internet. Tentunya BDR sangat tidak efektif,” ungkap Junaidi

Meski demikian, Junaidi menyebutkan pihaknya telah melakukan upaya semaksimal mungkin memberikan pembelajaran peserta didik secara daring, selain itu, pemerintah juga telah berupaya untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Tentunya upaya-upaya itu perlu dukungan dan peranan tiap individu masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan dan mensukseskan program vaksinasi.

Sambung dia, agar kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Lingga menurun, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali seperti sedia kala.

“Saat ini jalan satu-satunya agar sekolah kembali belajar tatap muka, tugas kita semua untuk menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan dengan demikian kasus Covid-19 menurun dan semoga Lingga berada pada zona hijau,” kata Junaidi


Penulis : Pandi
Editor : Fikri

  • Bagikan