fbpx
Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Polres

Beli Masker Sebesar Rp36,4 Juta Dikirim Batu Bata

Foto Gambar #polreslingga, Beli masker kena tipu, Berita Lingga, Penipuan online, Penjual online penipu, Polres lingga

KUTIPAN.CO – Gelontorkan uang untuk beli masker sebesar Rp 36,4 juta, Juan Punca Endrile (34) ditipu penjual online dengan dikirimkan paket batu bata.

Masker yang dipesan Juan tersebut nantinya akan disumbangkan ke masyarakat yang berada di Sumatera Barat guna membantu masyarakat dalam antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Awal mula kejadian pada 4 April lalu Juan melihat di media sosial ada yg menjual masker, tertarik dengan masker tersebut, lalu Juan memesan sebanyak 140 dus masker pada penjual dengan nama pemilik akun Frans dengan harga Rp260.000 perboknya.

“Kami ada organisasi namanya Perantau Minang Peduli Bencana (PMPB). Saya salah satu anggotanya, kami ada sekitar 25 orang. Saat wabah Covid-19 ini, kegiatan kami membagikan masker ke sejumlah daerah di Indonesia dengan menggalang dana dari donatur maupun kantong pribadi,” kata Juan, dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/4/2020).

Juan tak mencurigai penjual tersebut, sebab sebelum dilakukan transaksi, korban sempat berkomunikasi melalui vudeo call dengan pelaku.

“Saat tanggal 4 April itu, saya bilang ke Frans silahkan saja kirim paket masker itu ke toko pengiriman barang di Seberang Ulu I. Lagipula saat itu saya sedang di Sungai Lilin, Musi Banyuasin karena ada urusan. Uang Rp 36,4 juta sudah saya transfer kepada Frans,” ungkap korban.

Setelah mentransfer uang, Juan pun datang ke toko yang dialamatkan untuk dikirimkan masker yang ia pesan untuk menjemput dan menyumbangkan masker tersebut ke wilayah Sumatera Barat.

Saat itu ada tiga kardus yang dititipkan di toko tersebut, namun ketika dibongkar isi kardus tersebut ia pun kaget setelah melihat isi dalam kardus tersebut batu bata yang dibungkus dengan kertas disetiap kardus tersebut.

Mengetahui isi kardus bukan masker yang seperti ia pesan, Juan pun menghubungi si pelaku yang ia kenal di media sosial bernama Frans, namun nomor telepon Frans tidak aktif.

“Saya heran, kok batu bata? Orang ini salah kirim atau gimana? Tapi yang transaksi online sama saya ya si Frans itu. Beberapa kali saya telepon sampai hari ini tidak aktif. Saya minta aparat kepolisian segera memproses ini,” ujarnya.

Saat ini pihak kepolisian sedang melacak keberadaan pelaku, selain itu pihak kepolisian Polrestabes Palembang menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati dalam melakukan transaksi online.

Editor : Fikri
Source : Kompas.com

Baca Juga :   Polisi Ringkus Tiga Remaja Spesialis Pencuri Handphone di Karimun
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement