Connect with us

Kutipan Warganet

Belajar Dari Sebuah Magnet Untuk Menjadi Pasangan Hidup Terbaik

Published

on

Foto Berita kutipan, filosofi magnet, magnet

Kutipan.co – Terkadang mencari pasangan hidup, kita selalu dihadapkan dengan berbagai perbedaan. Dan bagi mereka yang tak suka dengan perbedaan yang terlalu ekstrim, mereka akan menyerah, atau menolak. Mereka lebih suka mencari pasangan yang sepemahaman, seia sekata, seragam, pokoknya segala sesuatunya tak ada perbedaan.

Padahal perbedaan itu adalah keniscayaan. Rambut boleh sama, isi kepala tentu berbeda. Cinta boleh sama, tapi hati siapa bisa meraba.

Nah, berbicara mengenai perbedaan, sebenarnya banyak hal yang bisa kita jadikan pelajaran dalam hidup ini. ‘Mereka’ ada diantara kita, disekeliling kita. Cuma mungkin kita tak pernah sadar.

Perbedaan tak selamanya buruk. Justru dengan adanya perbedaan, maka hidup akan semakin berwarna. Begitu pula dalam menjalani hidup dengan pasangan kita.

Apa jadinya jika kita dengan pasangan kita sama. Sama-sama cengeng. Sama-sama keras kepala. Sama-sama egois. Sama-sama boros. Sama-sama tidak setia? Tidak enak. Justru malah selalu ribut. Karena masing-masing tak mau mengalah, sama-sama merasa benar.

Mengapa kita tak belajar dari sebuah magnet?

Koq magnet? Iya, magnet.

Kita sama-sama tahu, bahwa magnet adalah sebuah benda yang mempunyai kekuatan untuk menarik benda lain dengan unsur besi. Sebuah benda yang mempunyai kutub negatif dan positif, mempunyai medan magnet, dan bisa dibuat dengan bantuan listrik.

Lalu apa hubungannya dengan pelajaran hidup menjadi pasangan yang baik?

Begini filosofinya.

Filosofi Pertama.

Magnet adalah sebuah benda yang kuat, yang bisa menarik benda lain dengan unsur besi hingga menempel padanya. Nah, jadikanlah diri kita seperti sebuah magnet, mempunyai aura yang kuat, yang bisa meluluhkan hati orang yang kita cintai sehingga dia bisa kita dapatkan, menempel erat pada hati kita, meskipun dia termasuk orang yang keras hatinya, tetapi dengan kekuatan cinta dan perhatian kita, pasti dia akan kita dapatkan.

Baca :  Ini Lowongan CPNS 2019 Untuk Tamatan SMA

Filosofi Kedua.

Dua buah magnet akan selalu tolak menolak jika kutub yang sama didekatkan. Tetapi akan saling menarik begitu kutub yang berbeda didekatkan.

Artinya, sebuah perbedaan dalam hubungan jangan pernah dijadikan batu sandungan atau penghalang. Jadikan itu sebagai kekuatan untuk menyatu, saling melengkapi. Jika yang satu marah, maka yang satunya siap untuk melembutkan. Jika ada yang menangis, maka yang satu siap untuk menghibur. Jika yang satu diam, maka yang satu siap untuk berbicara. Jika keduanya melakukan hal yang sama, dijamin semuanya tak akan pernah menyatu.

Filosofi Ketiga.

Magnet bisa dibentuk oleh aliran listrik. Sebagai sebuah pribadi, kita seharusnya bisa menerima masukan-masukan yang baik dari luar, dari sahabat, keluarga, atau bahkan orang yang tidak kita kenal akrab. Semua itu bisa membentuk diri kita menjadi pribadi yang kuat. Masukan-masukan yang baik, yang menguatkan, yang menyejukan, bisa kita jadikan pegangan hidup untuk bisa memahami pasangan hidup kita agar dia tak pernah lepas dari hidup kita.

Filosofi Keempat.

Sebuah magnet mempunyai medan magnet. Medan magnet ini tak terlihat, tapi bisa dirasakan. Begitu juga dengan cinta dan kasih sayang. Keduanya tak berujud, tapi bisa dirasakan oleh orang yang kita cintai dan kita sayangi. Kita mewujudkannya dengan bentuk kata-kata dan perhatian. Bahkan hanya dengan tatapan mata saja, seseorang bisa menyatakan cinta kepada orang yang dicintai.

Simpel kan?

Hidup sebenarnya mudah. Kita yang membuat rumit. Banyak orang sibuk mencari kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu justru kita yang membuat. Kalau kita tidak membuat, bagaimana bisa kita menemukan kebahagiaan itu?

Editor : Fikri
SUMBER

Digital

Indonesia Cakap Digital Bijak Beretika di Internet

Published

on

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika targetkan hingga tahun 2024 menjangkau 50 juta masyarakat agar mendapatkan literasi di bidang digital dengan secara spesifik untuk tahun 2021.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi dibidang digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Kegiatan webinar Indonesia Makin Cakap Digital ini di Kota Batam di laksanakan pada Senin (23/08/2021) dengan Keynote Speaker Walikota Batam H. Muhammad Rudi., dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Sementara untuk narasumber terdiri dari beberapa kalangan diantaranya, Kurniawan Gilang W,SE., MM., MBA sebagai Dosen dan Peneliti Prodi Pariwisata Institut STIAMI pada pilar Kecakapan Digital memaparkan tema “Digital skill and online learning”.

Dalam pemaparannya, ia menjabarkan tantangan pembelajaran secara online di Indonesia diantaranya, ketimpangan teknologi antara sekolah di kota besar dan daerah, keterbatasan kompetensi guru dalam pemanfaatan aplikasi pembelajaran, serta keterbatasan sumber daya untuk pemanfaatan teknologi seperti internet dan kuota.

Digital skill dalam pembelajaran online antara lain, adaptasi proses pembelajaran dengan cepat, penguasaan platform online media pembelajaran seperti google meet, guru membuat modul pembelajaran online dengan lebih menarik dan kreatif, optimalisasikan situs-situs pendidikan atau mesin pencari google dengan lebih optimal, serta orang tua dan guru berkolaborasi dalam proses pembelajaran.

Era digital komunikasi ini memerlukan semangat membangun kreatifitas, mengasah skill, berpikir cerdas dan peningkatan kualitas diri, adaptasi dengan perubahan sistem, serta cara pandang dan pola interaksi dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Dilanjutkan dengan pilar Keamanan Digital oleh Rana Rayendra, S.IKOM selaku CEO of Bicara Project mengangkat tema “Menganalisis kasus cyberbullying dan cara menghentikannya”.

Ranna menjabarkan sifat di dunia digital, meliputi tidak tersentuh, tidak terbatas ruang dan waktu, jangkauan luas, massal, serta mudah dibagikan dan diterima.

Perilaku cyberbullying, antara lain flaming, harassment, denigration, cyber stalking, impersonation, serta outing dan trickery. Dampak cyberbullying, diantaranya menarik diri dari lingkungan sosial, perasaan dikucilkan lingkungan, depresi dan ingin bunuh diri, serta kesehatan fisik dan mental terganggu.

Jika mengalami cyberbullying, sikap yang harus dilakukan ialah tenang, abaikan, kumpulkan bukti, dan blokir akun pelaku. Hal yang harus dilakukan untuk menghindari cyberbullying, dengan cara berpikir terlebih dahulu sebelum mengetik, tingkatkan empati, toleransi antar sesama, tidak menyinggung hal pribadi, dan teguh.

Dengan adanya internet safety, masyarakat akan lebih bijaksana dalam berinternet di media sosial. Biasakan melakukan porotokol internet sehat.

Pilar Budaya Digital oleh Didin Setyawan, S.SI., M.SI selaku guru SMK Negeri 3 Batam dengan tema “Literasi digital bagi tenaga pendidikan dan anak didik di era digital”.

Baca :  Kelebihan dan Kelemahan Belajar Daring

Didin menjelaskan skill atau kemampuan yang harus dimiliki di abad 21 antara lain, informasi, media, dan kemampuan teknologi, berpikir kritis, komunikatif, kolaborasi, dan kreatifitas. Tidak menunggu untuk berbagi tetapi segera rekam dan bagikan.

Literasi digital bagi tenaga pendidik dan anak didik di era digital dengan cara, jangan menanti segalanya sempurna, tetapi bagikan apa adanya dengan cepat. Jangan hanya menggunakan satu media, tetapi manfaatkan sebanyak mungkin media.

Jangan mensyaratkan banyak partisipan, tetapi lakukan walaupun hanya untuk satu orang. Jangan tergantung pada banyak pihak, tetapi lakukan sesuai literasi yang dimiliki. Serta, jangan ragu-ragu untuk mengevaluasi, tetapi pelajarilah apa yang dapat diperbaiki.

Narasumber terakhir pada pilar Etika Digital oleh DR. H. Mustaqim Syuaib, SE., MM selaku Rektor Universitas Ibnu Sina mengangkat tema “Memahami literasi transaksi di dunia digital dan era disrupsi”.

Mustaqim membahas disrupsi menuntut pengguna untuk melakukan perubahan sejalan dengan tuntutan teknologi, dan apabila tidak segera beradaptasi maka akan tertinggal jauh. Hal tersebut juga mengakibatkan efek dari penggunaan internet baik itu efek positif maupun efek negatif.

Akan tetapi kebanyakan pengguna tidak mengetahui konsekuensinya dalam menggunakan internet. Kewirausahaan merupakan kemampuan dan keinginan untuk mengembangkan usahanya melalui aplikasi online dalam rangka memperoleh keuntungan misalnya UMKM online, marketplace online, dan start up digital.

Alasan perlu aturan transaksi digital, antara lain agar transaksi E-Commerce terekam dengan baik, terdapat resiko, keseimbangan E-commerce dan konvensional, serta menghindari kerugian Negara.

Mengetahui dan memahami literasi digital, mengetahui mana yang perlu disebarluaskan dan mana yang harus disimpan sendiri, mengetahui hak–hak pengguna internet lainnya, mengetahui batasan dalam penggunaan internet sehingga dapat menciptakan kehidupan dunia maya aman dan nyaman serta mampu memberikan edukasi maupun informasi yang dibutuhkan.

Literasi digital tidak semata–mata penguasaan teknologi komputer dan ketrampilan penggunaan internet belaka melainkan lebih luas yakni memadu padankan literasi dan digital.

Webinar diakhiri, oleh Dwi Yanti selaku Influencer dengan Followers 27,7 Ribu, menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber, berupa era digital komunikasi ini memerlukan semangat membangun kreatifitas, mengasah skill, berpikir cerdas dan peningkatan kualitas diri, adaptasi dengan perubahan sistem, serta cara pandang dan pola interaksi dengan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal yang harus dilakukan untuk menghindari cyberbullying, dengan cara berpikir terlebih dahulu sebelum mengetik, tingkatkan empati, toleransi antar sesama, tidak menyinggung hal pribadi, dan teguh.

Literasi digital bagi tenaga pendidik dan anak didik di era digital dengan cara, jangan menanti segalanya sempurna, tetapi bagikan apa adanya dengan cepat, jangan hanya menggunakan satu media, tetapi manfaatkan sebanyak mungkin media, serta jangan ragu-ragu untuk mengevaluasi, tetapi pelajarilah apa yang dapat diperbaiki.

“Alasan perlu aturan transaksi digital, antara lain agar transaksi E-Commerce terekam dengan baik, terdapat resiko, keseimbangan E-commerce dan konvensional, serta menghindari kerugian Negara,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Digital

Ditjen Aptika Indonesia Cakap Digital Positif Berinternet

Published

on

Foto Ditjen Aptika, kominfo

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang pentingnya sumber daya manusia yang bertalenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aptika targetkan hingga tahun 2024 menjangkau 50 juta masyarakat mendapatkan literasi di bidang digital.

Target yang telah dicanangkan adalah 12,5 juta masyarakat dari berbagai kalangan untuk mendapatkan literasi dibidang digital. Guna merealiasikan target itu, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Kegiatan webinar yang berlangsung melalui zoom di Kepulauan Riau pada Rabu (18/09/2021) menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau dan narasumber lainnya, sementara Walikota Batam Muhammad Rudi sebagai Keynote Speaker.

Dalam pemaparannya, Drs. H. Zulhendri, M.Si sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau pada pilar Kecakapan Digital dengan tema “Positif, Kreatif dan Aman di Internet” menjabarkan tentang hal-hal positif ber-internet, dengan cara menambah wawasan dan pengetahuan, sebagai media komunikasi dan interaksi, sarana untuk mencari keuntungan material, serta memudahkan aktivitas manusia.

“Kreatif di internet, antara lain sumber inspirasi positif, mampu menangkap peluang, serta menjadi pribadi yang mampu menjadi teladan dalam pemanfaatan internet secara positif. Aman di internet, meliputi selalu hindari mengunggah data atau informasi pribadi, ingat dan simpan password dengan baik, usai online selalu log out, waspada jika berkomunikasi dengan orang yang abru dikenal, serta patuhi batasan umur,” ucapnya.

Dilanjutkan dengan pilar Keamanan Digital oleh Setya Rahdiyatmi Kurnia Jatilinuar, M.SN selaku dosen, seniman, komposer, dan editor mengangkat tema “Dunia Maya dan Rekam Jejak Digital”.

Setya menjelaskan dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.

“Jejak digital merupakan sesuatu yang permanen, terdiri dari jejak digital pasif dan aktif. Jejak digital pasif merupakan data yang diciptakan tanpa sadar, data yang ditinggalkan saat menjelajahi atau mengakses sebuah situs. Jejak digital aktif merupakan data yang sengaja ditinggalkan atau secara sadar dibuat atau tinggalkan saat mengisi atau menambahkan konten pada suatu situs,” jelas Setya.

Prinsip dasar berdemokrasi di era digital, meliputi memahami apa itu demokrasi, mengikuti perkembangan iptek, mengusai atau memiliki kecakapan dalam dunia digital, serta bermedia dengan cerdas.

“Kelola jejak digital di media sosial, dengan cara rutin mengganti password, menghapus akun yang sudah tidak digunakan, serta hapus unggahan yang tidak layak menjadi konsumsi publik,” jelasnya.

Dilanjutkan pilar Budaya Digital oleh Adimaja, S.T., M.M., MMG selaku Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau mengangkat tema “Literasi Digital Dalam Menangkal Terorisme, Radikalisme dan Separatisme”.

Baca :  Edukasi Masyarakat Paham Digital, Kominfo Gelar Literasi Digital

Adimaja menjelaskan kenali doktrin radikal di internet melalui, beriman, berjihad, dan hijrah. Proses radikalisme dengan cara melakukan pendekatan kemudian membuat grup whatsapp, perekrutan jadi anggota, pembantaian atau pengambilan sumpah, dan pembinaan.

Identifikasi korban, melalui perubahan signifikan pada sikap mental yang mendua, meninggalkan keluarga dan sekolah karena kegiatan yang intens, cenderung menjadi pribadi yang tertutup dan tertekan jiwanya, manipulatif serta minim empati.

“Tips untuk mengantispasi radikalisme antara lain, teliti keabsahan organisasi, teliti susunan pengurus dan alamat resmi, pelajari agama dengan paripurna pada ahlinya, kenali modus perekrutan gerakan radikal, tolak dengan tegas bila diajak kajian-kajian yang sembunyi-sembunyi, kritis, serta berdialog dengan orang lain bila mendapatkan materi yang sulit dimengerti,” ucap Adimaja.

Tanamkan sikap nasionalisme sebagai wadah untuk anak muda, berdayakan komunitas, pendekatan kearifan lokal, perbanyak kompetisi bakat, dan hidup berkualitas.

Narasumber terakhir pada pilar Etika Digital oleh Harmen, M.KOM selaku Kepala SMAN 28 Batam mengangkat tema “Pentingnya Pemahaman Membedakan Informasi Hoax”.

Harmen membahas hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tapi dibuat seolah-olah benar adanya dan diverifikasi kebenarannya. Dengan kata lain, sebagai upaya memutarbalikkan fakta.

Ciri-ciri berita hoax, antara lain didistribusikan melalui email atau media sosial yang efeknya lebih besar, berisi pesan yang membuat cemas atau panik para pembaca, dan diakhiri dengan imbauan agar pembaca segera menyebarkan peringatan tersebut ke forum yang lebih luas.

Cara mengidentifikasi berita hoax, antara lain waspada dengan judul yang provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, dan ikut serta dalam grup diskusi anti hoax.

Sementara itu, jenis hoax yang patut dicurigai meliputi hoax virus, hoax kirim pesan berantai, hoax urban legend, hoax dapat hadiah gratis, hoax tentang kisah menyedihkan, serta hoax pencemaran nama.

Webinar diakhiri, oleh Grace Amalianty selaku Influencer dengan Followers 65,3 Ribu. Grace menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narsumber, berupa positif di internet, dengan cara menambah wawasan dan pengetahuan, sebagai media komunikasi dan interaksi, sarana untuk mencari keuntungan material, serta memudahkan aktivitas manusia.

Kelola jejak digital di media sosial, dengan cara rutin mengganti password, menghapus akun yang sudah tidak digunakan, serta hapus unggahan yang tidak layak menjadi konsumsi publik.

Tanamkan sikap nasionalisme sebagai wadah untuk anak muda, berdayakan komunitas, pendekatan kearifan lokal, perbanyak kompetisi bakat, dan hidup berkualitas.

“Cara mengidentifikasi berita hoax, antara lain waspada dengan judul yang provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, dan ikut serta dalam grup diskusi anti hoax,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Batam

Member ASR, Menginap 2 Malam Bayar 1 Malam di Tiga HARRIS Hotels Batam

Published

on

Foto aplikasi harris hotel, HARRIS Hotels Batam

KUTIPAN.CO – Sudahkah anda mendaftar menjadi anggota Ascott Star Rewards (ASR) ? Ini waktu yang tepat, jika belum menjadi anggota ASR (gratis untuk mendaftar).

Anda harus memanfaatkan promo di bulan September 2021 ini yakni menginap 2 malam hanya bayar 1 malam di ketiga HARRIS Hotels di Batam (HARRIS Resort Waterfront Batam, HARRIS Hotel Batam Center & HARRIS Resort Barelang Batam).

Promo ini berlaku untuk pemesanan sampai tanggal 15 September 2021 melalui website atau aplikasi Discover ASR. Untuk melakukan pemesanan bisa melalui 3 HARRIS Hotels Batam yakni :

HARRIS Resort Waterfront Batam : https://bit.ly/FAMILYHOLIDAY
HARRIS Hotel Batam Center : https://bit.ly/HARRISBTMCTR
HARRIS Resort Barelang Batam : https://bit.ly/HARRISBARELANGSTAYCATION

Anda dapat memilih tanggal menginap di ketiga hotel ini sampai dengan tanggal 31 Desember
2021.

Melalui promo ASR, Anda dapat menginap selama dua malam berturut – turut di HARRIS Resort Waterfront Batam dengan harga Rp.415.000 per malam, HARRIS Hotel Batam Center dengan harga Rp. 480.000 per malam dan di HARRIS Resort Barelang Batam dengan harga Rp. 564.000 per malam.

Baca :  Siapa Yang Memaafkan Disaat Mampu Membalasnya Baginya Surga

Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Service HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam menjelaskan, semua tamu dapat menikmati promo menginap 2 malam dan bayar 1 malam di semua hotel-hotel jaringan TAUZIA Hotels Management yang merupakan bagian dari The Ascott Limited.

Sementara itu, Viki Wahyudi sebagai Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam juga menambahkan, sayang sekali promo ini untuk dilewatkan karena untuk tamu-tamu bisa merencanakan liburan hingga 31 Desember 2021.

“Tunggu apa lagi ayo daftar jadi member Ascott Star Rewards (ASR) dan nikmati semua benefit yang ditawarkan,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Laut Cina Selatan Laut Cina Selatan
Kepri2 jam ago

Kedubes AS : Peran Penting Pers Jaga Kedamaian Laut Cina Selatan

KUTIPAN.CO – Media dan seluruh insan pers memiliki peran strategis menjaga keamanan dan keselamatan Laut Cina Selatan. Karena media memiliki...

Potensi Wisata Alif Stone Natuna Potensi Wisata Alif Stone Natuna
Kepri2 jam ago

In House Training Jurnalis Maritim Gubernur Kepri Tawarkan Potensi Wisata Alif Stone Natuna

KUTIPAN.CO – Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad menawarkan potensi wisata Alif Stone Geopark Natuna saat menjadi keynote speaker pada kegiatan...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga3 jam ago

UPDATE Covid-19 Lingga 19 September : Nihil Penambahan Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Minggu 19 September 2021, tidak terdapat penambahan kasus aktif sementara...

Alumni Akpol 97 Wirapratama Alumni Akpol 97 Wirapratama
Lingga3 jam ago

Polres Lingga Salurkan Bansos Alumni Akpol 97 Wirapratama

KUTIPAN.CO – Alumni Akpol 97 Wirapratama berikan bansos pada masyarakat kurang mampu, di Polres Lingga bantuan sosial berupa paket sembko...

Pelebaran Jalan di Batu Besar Pelebaran Jalan di Batu Besar
Batam4 jam ago

Pemko Batam Cari Solusi Warga Terdampak Pelebaran Jalan di Batu Besar

KUTIPAN.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan akan mencari solusi terbaik bagi masyarakat Batu Besar yang terkena dampak dari proyek...

Nelayan NTB Nelayan NTB
Nasional17 jam ago

Nelayan NTB Ikrar Patuhi Ketentuan Penangkapan BBL

KUTIPAN.CO – Nelayan Penangkap dan Pembudidaya Lobster di wilayah Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan pengelolaan lobster...

Bakamla RI Bakamla RI
Nasional17 jam ago

Bakamla RI Passing Exercise Bersama USCGC Munro – 755

KUTIPAN.CO – Kapal Patroli Bakamla RI (Indonesia Coast Guard) KN. Pulau Dana – 323 melaksanakan Passing Exercise dengan Kapal Coast...

Foto BPJamsostek, BPJS TK, Pemkab Lingga Foto BPJamsostek, BPJS TK, Pemkab Lingga
Lingga18 jam ago

BPJS TK Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman Dengan Pemkab Lingga

KUTIPAN.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS TK) Ketenagakerjaan, menggelar Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Pemerintah Kabupaten Lingga, serta Monitoring dan...

Populer Sepekan

Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12