Bea Cukai Batam Musnahkan Puluhan Juta Batang Rokok Ilegal

  • Bagikan
Bea Cukai Batam
Pemusnahan rokok ilegal oleh Bea Cukai Batam

KUTIPAN.CO – Di akhir tahun 2021, Bea Cukai Batam musnahkan sebanyak 66,78 juta batang rokok ilegal hasil operasi cukai, pemusnahan jutaan batang rokok ilegal itu berlangsung di Sagulung, Kota Batam, Rabu (29/12/2021).

Pemusnahan rokok ini merupakan hasil operasi cukai termasuk di dalamnya operasi gempur rokok ilegal periode tahun 2020 hingga 2021.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo, menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Bea Cukai Batam dalam rangka menekan peredaran rokok ilegal.

“Operasi Cukai tersebut juga bertujuan untuk mencegah persaingan usaha yang tidak sehat antara produsen legal dengan produsen ilegal agar keberlangsungan industri hasil tembakau yang legal tidak terganggu,” ucap Ambang Priyonggo.

Lanjut Ambang, operasi cukai yang sudah dimulai sejak tahun 2017 tersebut dilaksanakan secara serentak dan terpadu termasuk oleh Bea Cukai Batam.

“Operasi ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera bagi peretail, sehingga selanjutnya menjual rokok sesuai ketentuan. Diharapkan juga terjadi penurunan pasokan rokok ilegal dan sekaligus meningkatkan permintaan rokok legal,” ujarnya.

Bea Cukai Batam

Peredaran rokok ilegal juga dapat mempengaruhi penerimaan cukai hasil tembakau yang pada akhirnya juga akan berimbas pada penerimaan negara khususnya penerimaan cukai yang salah satu peruntukannya untuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Ambang menambahkan, pemusnahan kali ini dilakukan terhadap 66.783.493 batang rokok ilegal dengan berbagai merek tanpa dilekati pita cukai atau dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dari hasil penindakan operasi cukai dan penertiban izin pengusaha barang kena cukai yang ada di Batam.

Untuk estimasi nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp67,92 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 43,40 miliar.

“Kegiatan pemusnahan ini dimaksudkan untuk mengkampanyekan “Legal Itu Mudah” sebagai sebuah jargon dalam mengedepankan langkah preventif pemerintah dalam mengatasi peredaran rokok ilegal,” tegasnya.

Pemusnahan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178 Tahun 2019 tentang penyelesaian terhadap barang yang dinyatakan tidak dikuasai (BTD), barang yang dikuasai negara (BDN) dan barang yang menjadi milik negara (BMN).

Pihaknya juga tak lupa mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin antara Bea Cukai Batam dan instansi terkait yang bersama-sama memberantas peredaran rokok ilegal.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah melakukan sinergi dan kolaborasi. Kita bisa mendapatkan hasil pengawasan yang cukup signifikan ini,” tambah Ambang.

“Mudah-mudahan kami berharap kedepan ini bisa kita teruskan bahkan kita tingkatkan, karena kita punya tanggungjawab besar. Kita minimalkan Batam menjadi kawasan ekonomi yang benar-benar kondusif,” pungkasnya.

  • Bagikan