Bawaslu Kepri saat menggelar penyusunan Indeks Kerawanan Pilkada 2020 (Foto:Diskominfo Kepri)

KUTIPAN.co, Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri melaksanakan penyusunan Indeks Kerawanan Pilkada 2020 di Provinsi Kepri

Komisioner Bawaslu Kepri Idris mengatakan, Penyusunan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) ini menjadi sangat penting dan dibutuhkan untuk memetakan indikator-indikator kerawanan Pilkada yang terjadi di Provinsi Kepri.

“Keberadaan indikator IKP tersebut sangat ditunggu untuk sumber baik itu Polda maupun instransi lain untuk memetakan kerawanan Pilkada 2020 mendatang,” kata Idris.

Idris menyampaikan IKP ini juga diharapkan dapat meminimalisir adanya pelanggaran pada pilkada di daerah-daerah rawan pelanggaran.

Dalam IKP ini terdiri dari 72 indikator dengan dua opsi pilihan Ya dan Tidak. Pada penyusunan IKP ini memiliki beberapa penyusunan IKP ini.

“Pertama ,tahapan Konstruksi dalam pengisian instrumen, Kedua penyusunan instrumen yang melibatkan peserta dan pelaksana pemilu, serta ketida tahapan penelitian yang dapat menetapkan IKP Pilkada Kepri 2020 ,” ungkap Idris.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Kepri Priyo Handoko mengatakan bahwa keberadaan IKP 2020 ini juga sangat diperlukan KPU Kepri untuk mengoptimalkan pelaksanaan Pemilu serentak 2020 nanti.

“Kami harap nantinya dengan adanya pemetaan melalui IKP Kepri ini dapat memasukan Provinsi Kepri ke zona hijau pelaksanaan Pemilu serentak 2020,” ungkap Priyo.

Menurut Priyo pada zona hijau merupakan zona dimana IKP yang ditetapkan kerawanan rendah.

“Untuk zona Hijau merupakan zona kerawanan rendah,” bebernya

Editor : Ramadhan
Sumber : Diskominfo Kepri