Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Segera Daftarkan Usahanya, Kemenparekraf Buka Pendaftaran BIP 2021

  • Bagikan
Kemenparekraf Buka Pendaftaran BIP 2021

NASIONAL – Guna memacu geliat perekonomian ditengah pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuka program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021 yang ditujukan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, pelaku ekonomi kreatif terlebih dahulu harus mendaftarakan usahanya di situs website resmi https://aksespembiayaan.kemenparekraf.go.id/bip/, pendaftaran dibuka 4 juni sampai 4 juli 2021.

Dalam situs tersebut juga detail disampaikan terkait informasi juknis dan panduan pendaftaran. Di tahun 2021 anggaran bantuan insentif pemerintah sebesar Rp60 Miliyar untuk 1.200 penerima.

Program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) tahun 2021 berbeda dengan hibah pariwisata yang mana bantuan kali ini dibagi menjadi 2 yaitu BIP Reguler dan BIP JPU (jaringan pengaman usaha).

Persyaratan untuk BIP Reguler, peserta atau pendaftar yang bisa mengikuti adalah pelaku usaha yang berkecimpung pada 6 sektor ekonomi kreatif yakni, aplikasi, game developer, kriya, fesyen, kuliner, film dan sektor pariwisata.

Peserta wajib mengajukan proposal terlampir Rencana Anggaran Biaya (RAB) atas permohonan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) untuk pengembangan usahanya antara lain untuk penambahan modal kerja dan atau investasi Aktiva tetap, maksimal RAB sebesar Rp200 juta.

Jika lolos seleksi maka pelaku usaha atau peserta yang mendaftarkan dirinya akan menerima bantuan sebesar Rp200 juta.

Untuk lebih lengkap, peserta bisa mendownload juknis di link website yang tertera diatas.

Sementara untuk Bantuan BIP JPU (jaringan Pengaman Usaha) persyaratan penerima bantuan adalah pelaku usaha yang berkecimpung pada sub sektor, Fesyen, Kuliner dan Kriya. Jumlah bantuan sebesar Rp20 juta per penerima.

Pemohon atau peserta juga wajib mengajukan prosposal serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) atas permohonan Bantuan BIP JPU untuk kepentingan usahanya sesuai hal-hal yang diatur pada petunjuk teknis, nilai RAB sebesar Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah)

Minimal usaha yang digeluti sudah berdiri selama 1 tahun.

BIP Jaring Pengaman Usaha yang dapat juga disebut BIP JPU atau Bantuan saja, adalah jenis Bantuan yang memiliki karakteristik Bantuan Pemerintah yang ditetapkan oleh PA (Pengguna Anggaran) dalam bentuk dana uang untuk penambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka membantu keberlangsungan usaha pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya untuk bertahan menghadapi efek pandemi Covid-19.

Adapun tahapan Bantuan Insentif Pemerintah yakni

  1. Sosialisasi dan Pendaftaran mulai 4 Juni hingga 4 Juli 2021
  2. Seleksi Administrasi (mengupload kelengkapan dokumen)
  3. Seleksi kurasi dan substansi proposal, dan akan dinilai oleh sub kategori dan investor yang mengerti pada bidangnya dan menentukan layak tidak mendapatkan insentif.
  4. Wawancara oleh Kurator, wawancara akan dilakukan online dan offline dan calon penerima presentasi proposal yang diajukan. Presentasi harus dilakukan oleh Owner perusahaan
  5. Verifikasi lapangan, verifikasi tempat usaha akan dilakukan langsung dan virtual
  6. Pengumuman calon penerima via email, disitu terdapat dokumen yang harus di tanda tangan Perjanjian. Didalam perjanjian terdapat Hak dan Kewajiban penerima bantuan.
  7. Melengkapi administrasi dokumen pencairan
  8. Pencairan bantuan, jadi uang bantuan tersebut harus dibelanjakan sesuai dengan yang di ajukan dalam proposal kemudian dibuatkan Laporan
  9. Monitoring dan Evaluasi
  10. Pengumpulan laporan pertanggung jawaban

Tujuan BIP ini diberikan agar usaha penerima bantuan menjadi maju. Bantuan boleh digunakan untuk pembelian alat, sewa toko, pembayaran ke pihak ke 3 untuk produksi usaha.

Bantuan tidak boleh digunakan untuk membeli lahan, membeli toko, melakukan renovasi bangunan.


Editor : Fikri
Source : kemenparekraf.go.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan