Connect with us

Kolom

AWAS! Penyalahgunaan NAPZA Mengancam Anak Bangsa

Published

on

Foto Fakultas Farmasi Universitas Perintis Indonesia, napza, NAPZA Mengancam Anak Bangsa
Foto Ilustrasi

Apa itu Napza?

NAPZA merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif. NAPZA adalah bahan atau zat yang dapat mempengaruahi kondisi kejiwaan / psikologis seseorang (pikiran, perasaan dan prilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis. Pada dasarnya napza digunakan untuk keperluan pengobatan dalam dunia medis.

Penggunaannya pun wajib dibawah pengawasan dokter. Namun nyatanya dipasaran banyak beredar obat jenis napza yang disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Anak remaja merupakan sasaran empuk mereka karena mudah diperdaya dengan rasa ingin tau yang tinggi. Walaupun bahaya napza sudah seringkali disampaikan ke masyarakat, namun sampai hari ini masih banyak kasus penyalahgunaan napza yang kita lihat media-media.

Kenapa berbahaya?

Penyalahgunaan napza dapat mempengaruhi susunan saraf yang mengakibatkan ketagihan dan ketergantungan. Akibat yang lebih serius dapat tertular penyakit menular seperti hepatitis, endokarditis dan HIV/AIDS. Seorang pecandu narkoba semakin lama penggunaan narkoba akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi demi dapat merasakan efek yang sama.

Inilah yang membuat pecandu narkoba ingin lagi dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif karena secara tidak sengaja narkoba memutus saraf-saraf dalam otak. Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna akan overdosis dan akhirnya kematian. Dampak buruk dari Napza memiliki daya adiksi (ketagihan), daya toleran (penyesuaian) dan daya habitual (kebiasaan) yang sangat kuat, sehingga menyebabkan pemakai narkoba tidak dapat lepas dari narkoba.

Baca :  Netizen, Ayo Hadapi Covid-19 Dengan Peduli, Cerdas, Kritis dan Edukatif

Tidak sedikit pemakai yang sudah direhabilitas kembali menggunakan napza. Godaan terbesar memang datang dari diri sendiri, dan hanya diri sendiri juga yang bisa menolak dan menghentikannya. Namun peran orang sekitar juga berpengaruh besar dalam memberi dukungan. Lingkungan yang sehat akan menciptakan pribadi yang sehat pula.

Perlu disadari bahwa ini merupakan kasus yang serius, napza dapat merugikan masyarakat dan penggunaannya yang luas di masyarakat dapat merugikan semua kalangan terutama anak-anak dan remaja.

Ada beberapa alasan kenapa seseorang menggunakan Napza seperti ingin mencoba – coba sesuatu yang baru karena rasa ingin tahu, tekanan lingkungan karena ingin diterima kelompoknya, tuntutan pekerjaan dan adiksi. Namun tidak ada alasan untuk membenarkan hal tersebut, mari yakini diri bahwa anda tidak membutuhkan napza, hindari pergaulan dengan kelompok pengguna napza, dan ingat masa depan bangsa ada ditangan anda.

Upaya pencegahan penyalahgunaan napza harus dilakukan oleh semua kalangan. Pencegahan ini memerlukan peran bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Sangat disayangkan bahwa kelompok terbesar penyalahguna napza merupakan remaja. Oleh karena itu, setiap orangtua bertanggung jawab membimbing anak-anaknya agar terhindar dari zat-zat tersebut, dan menjadikan mereka anak-anak yang bertaqwa kepada Tuhan.


NAPZA Mengancam Anak Bangsa

Foto : Yonanda Fidia Inayah

Penulis : Yonanda Fidia Inayah (1804080)
Prodi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Perintis Indonesia

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kolom

Ingin Tampil Modis dan Modern, Corry Osiyana Hadirkan OSF Lashes and Nail Art Di Winner Mangrove Millenium Tiban

Published

on

By

Winner Mangrove Millenium Tiban

KUTIPAN.CO – Terjun sebagai advokat di Kota Batam tidak menjadi pengaruh bagi Corry Osiyana Fitry, SH dalam menangani sebuah perkara hukum ditekuni sejak lulus kuliah untuk sebuah cita cita yang diimpikan sejak kecil.

Mantan alumni Universitas Putra Batam yang kini sibuk dengan pekerjaannya tersebut, dengan visi dan tujuan terus menerjang dengan langkah merayap bersaing serta berjuang keras ditengah persaingan kehidupan yang keras di dunia advokat.

Anak pertama dari tiga bersaudara tersebut, dengan menapaki profesi sebagai advokat kini berusaha untuk menjadi seorang penata bulu mata dan kuku untuk memuaskan warga Batam yang hendak mempercantik tampilan diri kini hadir ditengah kesibukannya.

Dengan konsep OSF Lashes and Nail Art yang dimilikinya dengan studio mini yang berada dikawasan Winner Mangrove Millenium B9-05, Kelurahan Tiban menghadirkan pelayanan eyelash extension, lastlif and tint, nail, fake eyelash untuk kaum hawa yang berada di Kota Batam sudah ditekuni sejak jaman masih kuliah sebelum menjadi advokat.

Wanita cantik dan muda yang berprofesi sebagai advokat tersebut mengajak para kaum hawa untuk membuat dan mempercantik tampilan serta kepercayaan diri lebih maksimal dalam dunia yang terus modern dengan kemajuan teknologi dan jaman saat ini.

“Usaha eyelashes extension nya sudah dari zaman kuliah ditekuni, sebelum menjadi advokat,” ungkap Corry, Minggu (1/8/2021).

Advokat muda yang memiliki kulit putih bersih tersebut juga menjelaskan, usaha OSF Lashes and Nail Art yang dikerjakan tersebut hingga kini masih terus ditekuni sejak masa kuliah dan sudah puluhan pelanggan sampai saat ini berkunjung ke studio mini yang di sediakan untuk memberikan rasa nyaman.

Baca :  Asal Muasal Magnet

“Mulai sejak kuliah, OSF Lashes and Nail Art sudah lama berlangsung hingga saat ini, jadi karena customer nya sudah ramai sayang banget untuk di tinggalkan walaupun sudah berprofesi advokat,” uja Corry advokat muda berdarah Bukit Tinggi Sumatera Barat tersebut

Selain itu, kondisi Covid 19 yang masih tinggi hingga kini, untuk spesial harga yang diberikan kepada pelanggan menjadi perhatian khusus bagi yang ingin tampil lebih cantik dan profesional serta style yang lebih energik

“Untuk spesial harga yang diberikan kepada pelanggan bagi yang ingin tampil lebih cantik dan profesional serta style yang lebih energik,” tegas Corry yang kini aktif di DPC Peradi Pergerakan menjabat sebagai wakil bidang pendidikan tersebut.

Pelayanan eyelash extension, lastlif and tint, nail, fake eyelash yang kini dijalankan di studio Winner Mangrove Millenium B9-05, Kelurahan Tiban memberikan jaminan kepada setiap pelanggan yang ingin tampil cantik dan super enerjik

“Akan kami pastikan kepada pelanggan OSF Lashes and Nail Art diberikan jaminan yang ingin tampil cantik dan super enerjik,” tutup Corry Osiyana Fitry advokat penggemar kuliner seafood
hobby olahraga, nonton action movie, foto foto serta penyuka warna abu grey dan hitam tersebut.


Laporan : R/Yuyun

Continue Reading

Kolom

Asal Usul Hari Anak Nasional Yang Diperingati 23 Juli

Published

on

Asal Usul Hari Anak Nasional
Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli disetiap tahunnya

KUTIPAN.CO – Diperingati setiap tanggal 23 Juli disetiap tahunnya yang dimulai sejak orde lama era Presiden Soekarno yang dikenal dengan Hari Kanak-Kanak Indonesia, hingga saat ini di kenal dengan Hari Anak Nasional.

Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Indonesia (KPPAI) menuturkan, peringatan hari anak merupakan sebagai kepedulian bangsa terhadap perlindungan anak Indoensia agar tumbuh dan berkembang secara optimal.

Tujuannya untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berakhlak dan cinta tanah air. Dalam laman resmi KPPAI menyampaikan bahwa untuk merayakan peringatan Hari Anak Nasional, masyarakat mulai dari tingkat daerah hingga provinsi bebas mengadakan kegiatan seperti, seminar, menonton film bersama, bakti sosial dan kegiatan positif lainnya dengan menggunakan anggaran dari Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sejarah Hari Anak Nasional

Peringatan hari anak di tanah air merupakan gagasan Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Kowani adalah organisasi kaum perempuan Indonesia yang embrionya tercetus sejak Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928, atau beberapa pekan setelah Sumpah Pemuda.

Kowani, yang diresmikan tahun 1946, dalam sidangnya pada 1951 memutuskan beberapa kesepakatan. Salah satunya, menurut artikel dalam Majalah Rona (1988), adalah mengupayakan penetapan Hari Kanak-Kanak Nasional.

Upaya tersebut ditindaklanjuti dengan digelarnya Pekan Kanak-Kanak pada 1952. Dalam kegiatan ini, anak-anak berpawai di Istana Merdeka dan disambut langsung oleh Presiden Sukarno.

Dalam Sidang Kowani di Bandung yang dihelat pada 1953, Pekan Kanak-kanak Indonesia dirumuskan lebih serius lagi. Kegiatan itu akan rutin dilaksanakan setiap pekan kedua bulan Juli, atau saat liburan kenaikan kelas. Rekomendasi ini disetujui oleh pemerintah.

Baca :  Kurangnya Edukasi Masyarakat Mengenai Bahaya Efek Samping Narkoba Dalam Kehidupan Sehari-hari

Namun, penetapan itu dinilai tidak memiliki makna dan nilai historisnya karena tidak merujuk kepada tanggal atau momen tertentu. Maka, dalam Sidang Kowani di Jakarta pada 24-28 Juli 1964, muncul berbagai usulan mengenai kapan tepatnya peringatan untuk hari anak-anak di Indonesia.

Pada 1959, dikutip dari artikel “Mencari Jejak Hari Anak” tulisan Budi Setiyono dalam Historia.id (22 Juli 2018), pemerintah akhirnya menetapkan tanggal 1-3 Juni untuk memperingati hari anak di Indonesia, bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Anak Internasional pada 1 Juni.

Presiden Sukarno seringkali hadir dalam perayaan hari anak ini. Maka, atas usulan Kowani, tanggal 6 Juni ditetapkan sebagai Hari Kanak-Kanak Indonesia. Alasannya, selain bertepatan dengan hari lahir Bung Karno (1 Juni 1901), tanggal ini juga berdekatan dengan perayaan Hari Anak Internasional.

Persoalan timbul lagi setelah runtuhnya Orde Lama dan usainya kekuasaan Sukarno. Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto berusaha menghapus semua kebijakan yang lekat dengan rezim sebelumnya, termasuk mengenai peringatan Hari Kanak-Kanak Indonesia yang memang bertepatan dengan hari lahir Sukarno.

Dalam prosesnya, tanggal peringatan hari anak di Indonesia sempat beberapa kali mengalami perubahan. Hingga akhirnya, Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 44/1984 yang memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Mengapa 23 Juli? Pemilihan tanggal ini diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Peringatan HAN diselenggarakan dari tingkat pusat hingga daerah untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah anak.


Penulis : Ridho
Editor : Fikri
Source : Tirto.id

Continue Reading

Lingga

Mantan Ketua IMKL : Kritik yang Disampaikan Pengurus IMKL Hanya Berpedoman Informasi Media

Published

on

Foto imkl tanjungpinang, Mantan Ketua IMKL
Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Kota Tanjungpinang, Nobariasyah
Foto imkl tanjungpinang, Mantan Ketua IMKL Foto imkl tanjungpinang, Mantan Ketua IMKL

KUTIPAN.CO – Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Lingga (IMKL) Kota Tanjungpinang, Nobariasyah menilai kritik yang disampaikan oleh pengurus IMKL periode sekarang kepada Bupati Lingga terlalu tendensius dan berlebihan. Seharusnya pengurus IMKL, melakukan koordinasi sebelum mengeluarkan pendapat yang mendiskreditkan pimpinan daerah.

“Saya menilai isu-isu yang dikembangkan kawan kawan justru cendrung tidak melewati kajian yang relevan, tapi cendrung berpedoman pada informasi-informasi media,” kata Rian, sapaan akrabnya ketika dihubungi, Minggu (04/07/2021).

Dia mengatakan mahasiswa punya kebebasan yang kuat untuk menjadi pilar masa depan, salah satunya dengan mengkritik kebijakan pemerintah. Namun disisi lain, perlu adanya koordinasi yang baik dengan pemerintah, agar informasi yang dijadikan bahan kritikan itu jelas, menjadi referensi dan bahan diskusi kembali.

“Koordinasi itu penting, saya mantan ketua, saya juga kerap menanggapi isu-isu yang beredar,” terang dia.

Menurutnya program 100 hari yang dikritik oleh IMKL Tanjungpinang, bukan merupakan bagian dari program yang dicanangkan oleh pemerintah saat ini. Sebab, pernyataan itu telah disampaikan langsung oleh Bupati Lingga, bahwa pada pemerintahnya tidak ada program kerja 100 hari demi penyetaraan ekonomi setara dengan Kabupaten Kota lain di Kepri, tetapi satu periode perjuangan itu akan dilakukan.

“Bukannya telah disampaikan Bupati, tidak ada program kerja 100 hari. Ini jelas disampaikan saat memimpin kabupaten ini. Jadi apanya yang harus mereka kritik, ini salah. Jangan gagal paham. Kesannya tendisius menyudutkan,” ucap dia.

Baca :  Kurangnya Edukasi Masyarakat Mengenai Bahaya Efek Samping Narkoba Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pernyataan pengurus IMKL sekarang ini menurutnya justru IMKL sendiri kurang melakukan koordinasi yang baik dengan pemerintah. Sehingga muncul asumsi bahwa kebijakan pimpinan daerah salah atau asal-asalan.

“Dalam penyelenggaraan pemerintahan harus memperhatikan prinsip good government itu benar. Tapi sekali saya katakan harus koordinasi, komunikasi. Jalin komunikasi, biar sama sama tau,” tegas dia.

Masalah pemberhentian PTT/THL, justru IMKL harus memahami dulu mekanisme perjanjian kontrak kerja. Menurutnya dalam sistem kontrak sudah jelas tiba masanya, bisa diperpanjang bisa juga tidak. Karena pemerintah sendiri punya analisis dalam menilai kinerja bawahannya.

“Kenapa kontraknya tidak diperpanjang. Yang namanya kontrakkan begitu, diperpanjang atau tidak. Sudah jelas bukan bertahan kerja selama-lamanya,” papar dia.

Lain lagi pernyataan yang disampaikan mantan pengurus IMKL Yazid. Yazid mengatakan bahwa kritik yang disampaikan IMKL Tanjungpinang kepada pemerintah daerah kurang tepat dengan kondisi pada hari ini. Harusnya mahasiswa paham, dengan kondisi pemerintah yang bersikeras, berjuang memutuskan mata rantai penyebaran covid-19. Hal ini sangat diperlukan kerjasama yang baik.

Mahasiswa dan pemerintah memang tak bisa dipisahkan. Tetapi tahan dulu, jangan kesannya menjadi keadaan memanas.

“Jangan muluk-muluklah, sekarang ini kita perlu kerja sama yang baik dalam memutuskan mata rantai covid-19. Seharusnya kita sebagai kontrol sosial mampu memberi gagasan terbaik untuk keluar pada kondisi sakit saat ini,” pungkas Yazid.(*)


Report : Arp
Editor : Fikri

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Timpora Imigrasi Dabo Singkep Timpora Imigrasi Dabo Singkep
Lingga8 jam ago

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak Orang Asing di Wilayah Pesisir Lingga

KUTIPAN.CO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep lakukan Operasi Gabungan (Opgab) Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) di...

Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep
Lingga9 jam ago

Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep

KUTIPAN.CO – Tim Gakkum Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga hentikan aktivitas penambangan bauksit...

HARRIS Hotels Batam HARRIS Hotels Batam
Batam9 jam ago

Selesai Vaksin Kedua, Karyawan HARRIS Hotels Batam Siap Melayani Tamu

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mengikuti program pemerintah yaitu vaksin covid-19 dan pencegahan penyebaran virus covid-19, HARRIS Hotels Batam yang terdiri...

Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa
Batam9 jam ago

Polresta Barelang Tangkap 7 Pelaku Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa

KUTIPAN.CO – Satreskrim Polresta Barelang mengamankan tujuh pelaku penambangan pasir ilegal (Illegal Mining) yang tidak memiliki izin, di Kampung Teluk...

Vaksinasi Mobil Gurindam Vaksinasi Mobil Gurindam
Karimun1 hari ago

Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem 033/WP Serbu Desa Binaan di Karimun

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi di daerah, Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem 033/WP, Babinsa...

KONI Lingga KONI Lingga
Lingga1 hari ago

Jelang Porkab, KONI Lingga Gelar Pertemuan Pengurus Cabor

KUTIPAN.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga, gelar pertemun dengan seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor) berkaitan dengan pembahasan...

UPN Veteran Yogyakarta UPN Veteran Yogyakarta
Kepri1 hari ago

Rektor UPN Veteran Yogyakarta Buka Pelatihan Wartawan Maritim Zona-2 Karimun Lingga

KUTIPAN.CO – Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ‘Veteran’ Yogyakarta, Dr M Irhas Effendi, M.SI membuka secara resmi ‘In House Training...

Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam
Batam1 hari ago

Ratusan CASN Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam

KUTIPAN.CO – Ratusan peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Bakamla RI yang dinyatakan lolos administrasi melaksanakan tes seleksi kompetensi dasar...

Populer Sepekan

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak di Wilayah Pesisir Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Ditangkap Polresta Barelang Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem Serbu Desa Binaan di Karimun Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12