Dabo Singkep – Perkemahan Literasi Digital yang digelar oleh Kwarcab lingga bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dilaksanakan di pantai Batu Berdaun pada Sabtu (19/10/2019)

Dalam kegiatan yang bertajuk kemah literasi digital itu membahas seputaran kehumasan dan jurnalistik yang dibawakan oleh Kehumasan Kwarcab Lingga Nurjali.

“Kehumasan atau istilahnya public relation, merupakan sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana baik ke dalam maupun ke luar yang bertujuan untuk mendapatkan citra positif dan dukungan dari publik,” jelas Jali sapaan akrabnya.

Menurut Jali, ilmu komunikasi mudah untuk dipelajari tetapi sulit dipersentasikan. Sehingga siapapun harus memiliki sasaran untuk mencapai tujuan komunikasi. Dan saat ni perkembangan untuk kehumasan sudah banyak menggunakan media sosial

“Seperti halnya memberi penerangan kepada masyarakat, pembujukan langsung terhadap masyarakat guna mengubah sikap dan tindakan, dan usaha-usaha mengintegrasikan sikap dan tindakan dari permasalahan dengan masyarakat dan dari masyarakat terhadap permasalahannya,” beber Jali.

Peserta Perkemahan Literasi Digital

Jali juga menyampaikan, ilmu komunikasi yang dimiliki dalam kehumasan, yaitu public speaking. Dalam public speaking komunikasi akan berhasil jika mendapat respon, artinya infomasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

“Dalam kondisi teknologi saat ini, seorang komunikator atau Public Relation harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, baik alat teknologi komunikasi maupun aplikasi media sosial seperti facebook, Instagram dan lainnya yang saat ini berkembang begitu pesat,” kata Jali

Hasil riset data google analytic di Kabupaten Lingga, pengguna media sosial paling tinggi adalah Facebook yang berada pada peringkat pertama, dan Instagram pada peringkat kedua. Untuk penggunaan twitter masih sangat minim sekali.

“Kwarcab Lingga sudah memiliki website untuk mengimbangi komunikasi teknologi saat ini, yaitu dialamat www.kwarcablingga.org yang mana aplikasinya dapat terintegrasi langsung dengan Instagram untuk foto dan Facebook dalam naskah atau narasi,” ujarnya mengakhiri.

Penulis : Ririn
Editor : Agedas