Connect with us

Kepri

Anggota DPRD Kepri Imbau SMK di Batam Terapkan Teaching Factory

Published

on

SMKN 6 Batam Terapkan Teaching Factory

KUTIPAN.CO – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin mendorong SMK di Kota Batam menjadi Teaching Factory bersama beberapa perusahaan di wilayah Kabil, Kota Batam.

“Program ini merupakan gagasan dari Fraksi PKS dan sejalan dengan program pemerintah pusat terkait dengan SMK Bisa,” ujar Wahyu Wahyudin, Selasa (23/3/2021).

Dijelaskan Wahyu, saat ini pihaknya sedang membuat Teaching Factory ke perusahaan-perusahaan di wilayah Kabil, salah satu contohnya di PT Citra Tubindo dan PT SMOE Kabil.

Untuk anak-anak yang magang dari SMK Negeri 6 sekarang sudah berpenghasilan kurang lebih Rp40 juta perbulan, dan ini hasil dari pada program Teaching Factory.

“Saat ini saya lagi kejar supaya ini ada peraturan daerah (Perda) agar lebih jelas aturannya,” ucap Wahyu.

Baca :  DLH Batam dan Interpol Indonesia Rapat Bersama Bahas Oil Spill

Program Teaching Factory ini sangat bagus untuk siswa siswi SMK, mereka bisa dilatih betul-betul menjadi karyawan bukan hanya sebatas magang saja.

Selain itu, dari sekolahan SMK Negeri 6 Batam juga sudah menjalankan Teaching Factory sendiri untuk jurusan otomotif.

SMKN 6 Batam Terapkan Teaching Factory

“Artinya kami mendorong SMK Negeri 6 bekerja sama dengan Agung Automall Toyota untuk melakukan service mobil toyota,” ujarnya.

Jadi, untuk warga dan perusahaan yang ada di wilayah Kabil tidak perlu cuti jika ingin service mobil, cukup telpon customer service maka akan dijemput dan dibawa ke SMKN 6 untuk diservice, kemudian diantarkan kembali sehingga produktifitas pekerjaan tidak terganggu.

“Inilah salah satu yang kami dorong. Mereka diawasi langsung oleh tim teknik agung automall toyota,” tambah Wahyu.

Baca :  INSA Batam, Ditengah Keterpurukan Ekonomi Galakkan Kembali Sektor Perkapalan

Program ini sejalan dengan program pusat terkait dengan SMK bisa. Di provinsi lain seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur sudah menjalankan program ini, di Kepri belum, maka nya kami mendorong Teaching Factory unggulan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Insyaallah bulan April sudah launching, sekarang lagi pembenahan work shop dulu. Dan saat ini sudah ada 3 SMK yang melakukan Teaching Factory yakni SMKN 6, SMKN 1 dan SMKN 5 Kota Batam,” kata Wahyu

Wahyu berharap, siswa siswi yang magang dan mempunyai skill sesuai kebutuhan perusahaan, dengan adanya Teaching Factory mereka lebih produktivitas dan juga terbantu. Kemudian orang tua wali murid akan merasa bangga ketika anaknya sudah pandai bekerja.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Populer Sepekan