Anggaran Untuk BSU Kemendikbud Sebesar Rp3,66 Trilliun, Perorang Terima Rp1,8 juta

  • Bagikan
BSU Kemendikbud
Halaman utama web bsudikti.kemdikbud.go.id (Foto : Tangkap Layar)

KUTIPAN.CO – Total anggaran yang gelontorkan untuk BSU (Bantuan Subsidi Upah) Kemendikbud bagi Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS sebesar Rp3,66 trilliun dan disalurkan per-PTK sebesar Rp1,8 juta.

Bantuan tersebut diberikan kepada tenaga pendidik non-PNS mulai dari jenjang pendidikan dasar, menangah dan perguruan tinggi, meliputi, dosen, guru, guru yang bertugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

“Total anggaran untuk BSU Kemendikbud ini yakni sebanyak Rp3,66 triliun,” kata Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abdul Kahar, Selasa (24/11/2020)

Dengan total anggaran sebesar Rp3,66 trilliun tersebut diketahui terdapat sebanyak 2.034.732 orang yang terdiri dari 162.277 dosen pada PTN dan PTS sebagai penerimanya.

Sementara untuk guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta sebanyak 1.634.832 orang dan 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga umum, dan tenaga administrasi.

Bantuan Subsidi Upah Kemendikbud adalah bantuan pemerintah sejumlah Rp1.800.000 yang diberikan satu kali kepada pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) berstatus bukan pegawai negeri sipil (non-PNS), meliputi dosen, guru, guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi, di semua sekolah dan perguruan tinggi negeri maupun swasta di lingkungan Kemendikbud.

Adapun tujuan pemberian bantuan bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan dalam penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk diketahui daftar penerima ditetapkan oleh Kemendikbud berdasarkan Dapodik dan PDDikti. Bagi yang sudah menerima Bantuan Subsidi Upah/gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) atau menerima Kartu Prakerja, tidak lagi menerima BSU Kemendikbud.

Bantuan Subsidi Upah Kemendikbud disalurkan secara bertahap pada bulan November 2020. Pendidik dan Tenaga Kependidikan penerima BSU Kemendikbud dapat memeriksa status pencairan di Info GTK dan PD Dikti.

Informasi pencairan akan diterima oleh PTK penerima BSU Kemendikbud melalui akun di Info GTK dan PDDikti, kemudian, PTK penerima BSU Kemendikbud dapat mendatangi bank penyalur untuk melakukan aktivasi rekening dan sekaligus mencairkan bantuan dengan membawa dokumen persyaratan yang ditentukan.

Bagi penerima yang tidak mengaktifkan rekening bantuan sampai dengan tanggal 30 Juni 2021 maka, Bank penyalur menutup rekening bantuan yang tidak aktif, dan akan mengembalikan dana bantuan ke kas negara.


Editor : Fikri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan