Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Kutipan Berita

Akibat Penumpukan Penumpang di Bandara, Syarif Abdullah Kritik Pemerintah Tidak Konsisten

KUTIPAN.CO – Wakil Ketua Komisi V DPR Syarif Abdullah Alkadrie menilai penumpukkan penumpang di terminal 2 Bandara Soekarno Hatta pada Kamis (14/5/2020) pemerintah tidak konsisten.

Sebab berdasarkan aturan pengecualian perjalanan sebagaimana diatur dalam surat edaran nomor 4 tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19.

“Saya kira ya kalau memang berkaitan dengan pengecualian itu, tidak akan menumpuk juga seperti itu banyaknya, kalau konsisten terhadap pengecualian. Tapi saya khawatir malahan yang diberi juga orang untuk mudik,” kata Syarief,Kamis (14/5/2020).

Menurut dia, penumpukan antrean tersebut terjadi karena tidak disosialisasikannya dengan baik aturan tersebut oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dia menganggap Kemenhub setengah-setengah menerapkan aturan tersebut sehingga masyarakat dibuat bingung dan tidak sejalan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Pemerintah harus tegas, kalau itu mau dilarang, larang. Kalau mau dibuka, buka sekalian. Umumin saja dengan masyarakat, tapi protokol kesehatannya yang harus dijaga, dua jam sebelumnya dia harus rapid test di situ. Jangan juga masyarakat dibuat bingung,” tegasnya

Politikus Partai Nasdem itu menyarankan agar pemerintah secara cepat memperbaiki manajemen. Artinya, lanjut Syarief, perlu ada komando yang jelas, baik oleh gugus tugas ataupun ke Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

“Supaya persoalan ini satu suara. Kita dalam keadaan darurat tapi manajemen kita kaya gini ya sulit ini,” ujarnya

Ia menambahkan perlu juga adanya sanksi tegas untuk maskapai yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan aturan pemerintah. Menurutnya jika sudah jelas ada pembatasan maka juga harus ada sanksi tegas.

“Kalau nggak ada sanksi orang semaunya aja,” ucapnya.

Editor : Ramadhan
Sumber : Repbulika.co.id

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply