
KUTIPAN – Pemerintah Kelurahan Dabo Lama menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Pertemuan Graha Karya Bakti, Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu (21/1/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan Singkep, Agustiar, S.E. Sejumlah unsur turut hadir dalam Musrenbang ini, di antaranya Kepala UPT Puskesmas Dabo Lama dr. Hesty Ningrum, Ketua LPM, tokoh masyarakat, tiga Ketua KSB, para Ketua RW, Ketua PKK, kader Posyandu, serta jajaran perangkat Kelurahan Dabo Lama.
Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan, menyampaikan lima usulan prioritas pembangunan yang direncanakan untuk tahun 2026. Usulan tersebut disusun berdasarkan hasil diskusi serta saran dan masukan dari peserta Musrenbang yang hadir.
Selain membahas prioritas pembangunan, Harie menegaskan bahwa pihak kelurahan juga tetap memberi perhatian pada program kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah.
“Selain lima prioritas tersebut, pihak kelurahan tidak mengesampingkan program kesehatan, khususnya penanganan stunting yang saat ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah,” kata Harie kepada Kutipan.co.
Lebih lanjut, Harie mengakui adanya tantangan keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah. Meski demikian, ia berharap usulan-usulan yang telah disampaikan melalui Musrenbang tersebut dapat direalisasikan.
“Diharapkan usulan-usulan tersebut dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah di tengah keterbatasan keuangan daerah saat ini,” ujar Harie.
Melalui Musrenbang Kelurahan Dabo Lama Tahun 2026 ini, diharapkan dapat dirumuskan rencana pembangunan yang tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kelurahan Dabo Lama pada tahun mendatang.





