
KUTIPAN – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, berharap dari ajang Turnamen Sepak Bola Usia 13 Tahun Piala ASKAB PSSI Lingga 2025 dapat lahir talenta-talenta muda yang mampu mengikuti jejak pesepakbola nasional asal Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Ramadhan Sananta.
Harapan tersebut disampaikan Novrizal usai menyaksikan langsung pertandingan final turnamen yang digelar di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Minggu (18/1/2026).
Menurut Novrizal, dari pertandingan yang ditontonnya secara langsung, terlihat sejumlah pemain muda daerah yang memiliki potensi cukup menjanjikan dan perlu mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.
“Setelah melihat pertandingan tadi ternyata ada beberapa anak-anak kita yang memiliki potensi cukup baik yang perlu kita bina,” ujar Novrizal.
Ia menilai turnamen usia dini seperti ini menjadi ruang penting untuk memetakan kemampuan pemain muda sejak awal, sekaligus sebagai fondasi pembinaan jangka panjang sepak bola di Kabupaten Lingga.
Novrizal berharap, ke depan para pemain muda tersebut dapat berkembang dan melanjutkan prestasi pesepakbola daerah yang lebih dulu menorehkan nama di level nasional.

“Mudah-mudahan nanti akan menjadi atau meneruskan dari yang telah ada yaitu Ramadhan Sananta,” lanjutnya.
Selain memberikan apresiasi kepada para pemain, Wakil Bupati Lingga juga menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara, khususnya ASKAB PSSI Lingga, yang telah menggelar turnamen sepak bola usia 13 tahun tersebut.
“Terima kasih pada panitia khususnya pada PSSI Lingga yang telah menyelenggarakan turnamen U-13 ini,” ucap Novrizal.
Ia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menjaring bibit-bibit unggul untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
“Ini untuk mencari bibit-bibit unggul kita untuk menyongsong Popda di tingkat provinsi,” katanya.
Novrizal pun berharap ke depan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Lingga.
“Harapannya ke depan untuk terus mencari bibit unggul,” tutupnya.





