
KUTIPAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kebun ganja tersembunyi di loteng rumah seorang pria berinisial ANB (30). Dari lokasi tersebut, polisi menyita 62 batang tanaman ganja serta 36 gram ganja kering siap edar.
Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus peredaran ganja sebelumnya yang melibatkan dua pelaku berinisial RS dan MRR. Kedua tersangka tersebut ditangkap lebih dulu pada Minggu, 12 Januari 2025, sekitar pukul 09.00 WIB, dengan barang bukti berupa satu paket ganja kering seberat 3,42 gram.
“Hasil interogasi dari kedua tersangka mengarah pada nama ANB sebagai sumber barang haram tersebut,” ungkap Kasat Narkoba Polres Batu, AKP Ariek Yuly Irwanto, saat konferensi pers di Rupatama Polres Batu.
Hanya berselang satu jam dari interogasi, tim Polres Batu langsung menggerebek rumah ANB. Dari penggerebekan itu, petugas menemukan lokasi pembibitan ganja yang dikelola dengan rapi dan terorganisir.
“Pelaku memanfaatkan latar belakang akademiknya di bidang pertanian untuk bereksperimen menanam ganja dengan teknik persilangan,” ujar AKP Ariek.
Selain tanaman ganja, polisi juga menemukan ganja kering yang siap dipasarkan. ANB diketahui menjual barang haram tersebut dengan harga Rp 100 ribu untuk 2 gram, memasarkan hasil panennya secara terbatas melalui jaringan mulut ke mulut.
“Awalnya ia mengaku hanya mencoba-coba mengembangkan bibit ganja. Namun, kegiatan ini berkembang menjadi suplai untuk peredaran narkotika,” tambah AKP Ariek.
Saat ini, ANB bersama dua pelaku lainnya telah diamankan di Polres Batu. Mereka dijerat Pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang membawa ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Polisi berharap masyarakat semakin berperan aktif dalam melaporkan kegiatan mencurigakan terkait narkotika untuk memutus rantai peredaran barang haram ini.
“Pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan narkotika. Kami akan menindak tegas dan memproses pelaku sesuai hukum,” tegas AKP Ariek.