Connect with us

Kepri

20 Tahun Curi Ikan di Perairan Natuna, Dua Kapal Ikan Asing Diamankan Baharkam Polri

Published

on

Kapal Ikan Asing Diamankan Baharkam Polri

KUTIPAN.CO – Dua puluh tahun melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Laut Natuna Utara, dua kapal ikan asing berbendera Vietnam diamankan oleh Kapal Patroli KP. Bisma – 8001 Korpolairud Baharkam Polri.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih, mengatakan kedua kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut diamankan pihaknya pada Kamis 18 Maret 2021 lalu, adapun dua kapal itu yakni kapal DUC LOI 6 / BL 93333 TS sebagai kapal penampung ikan dan kapal BV 4419 TS sebagai kapal penangkap ikan.

Lebih jauh diungkapkan Brigjen Pol Mohammad Yasin, untuk kapal BV 4419 TS dengan nahkoda Tian Hiiny saat ditangkap dan diperiksa mengaku sudah melakukan kegiatan penangkapan ikan selama 20 tahun.

Kapal Ikan Asing Diamankan Baharkam Polri

“Ketika diperiksa dan ditangkap, tersangka Tian Hiiny nahkoda kapal BV 4419 TS mengaku sudah melakukan kegiatan ini selama 20 tahun, dimana dalam waktu 1 bulan dia berhasil menangkap ikan mencapai kurang lebih 40 Ton,” ungkap Brigjen Pol Mohammad Yasin, kepada wartawan pada konferensi pers di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Selasa (24/3/2021)

Sementara untuk tersangka Nguyen Ngok Sang nahkoda kapal DUC LOI 6 / BL 93333 TS sudah melakukan kegiatan ini selama 6 tahun dengan cara mendatangi kapal-kapal yang sedang melakukan penangkapan ikan, dan dalam waktu 1 bulan bisa menampung 45 ton hasil ikan curian yang kemudian akan dijual ke Vietnam.

Dijelaskan Yassin, pengungkapan tersebut berdasarkan keterangan masyarakat di wilayah Natuna Utara terlihat ada dua kapal ikan asing yang melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal.

“Mereka cenderung masuk ke wilayah Perairan Indonesia untuk melakukan penangkapan ikan pada saat malam hari hingga dini hari,” ucap Yassin.

Kemudian, pada hari Kamis (18/3/2021) sekira pukul 07.45 WIB KP. Bisma – 8001 melakukan patroli perairan di laut Natuna Utara telah mendeteksi dan menangkap 2 unit kapal ikan asing berbendera Vietnam akan melakukan kegiatan mencari ikan di wilayah perairan Indonesia.

Baca :  Pemudik Bawa Sabu Diringkus BC Batam di Pelabuhan Punggur

Kapal Ikan Asing Diamankan Baharkam Polri

Selanjutnya dilakukan pengejaran dan pemeriksaan terhadap 2 kapal tersebut yakni kapal DUC LOI 6 / BL 93333 TS sebagai kapal penampung dengan Nahkoda Nguyen Ngok Sang beserta Anak Buah Kapal sebanyak 11 orang Warga Negara Vietnam.

Kemudian kapal BV 4419 TS sebagai kapal penangkap ikan, Nahkoda bernama Tian Hiiny Dung beserta Anak Buah Kapal 31 orang Warga Negara Vietnam. Mereka berlayar dari Vietnam ke Perairan Indonesia.

Dari pemeriksaan terhadap kedua kapal tersebut ditemukan barang bukti ikan campuran kurang lebih sebanyak 500 Kg dan alat tangkap berupa jaring 2 set serta alat pancing 40 set.

Selain itu turut diamankan 2 orang tersangka atas nama Nguyen Ngok Sang (40) nahkoda kapal DUC LOI 6 / BL 93333 TS dan Tian Hiiny (43) nahkoda kapal BV 4419 TS.

“Sementara untuk modus yang mereka lakukan yakni kedua kapal ikan asing tersebut memasuki perairan Indonesia ketika malam hari, dan keluar dari perairan Indonesia menjelang matahari terbit untuk menghindari petugas di wilayah perairan,” ungkap Yassin.

Barang bukti yang berhasil disita berupa 2 unit kapal ikan asing berbendera Vietnam, 2 jaring ikan, 40 set alat pancing, 500 Kg ikan campuran, 12 Kg cumi basah dan 5 Kg cumi kering.

Yassin menambahkan, dari penangkapan tersebut berhasil menyelamatkan aset kekayaan laut milik negara disektor perikanan dari tindakan pidana ilegal finishing oleh kapal ikan asing berbendera Vietnam sebanyak 540 Ton pertahunnya dengan estimasi Rp. 400 Miliar.

Kedua Kapal Ikan Asing tersebut diduga telah melanggar pasal 92 Jo pasal 26 ayat (1) bagian keempat penyederhanaan perizinan berusaha sektor serta kemudahan dan persyaratan investasi paragraf 2 sektor kelautan dan perikanan Undang- Undang RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman penjara paling lama 8 tahun dan denda Rp 1 Miliar 500 juta.


Reporter : Yuyun
Editor : Fikri

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Batam

Polsek Lubuk Baja Gelar Operasi Yustisi Penerapan Prokes

Published

on

Polsek Lubuk Baja
Operasi Yustisi Polsek Lubuk Baja dengan instansi terkait

KUTIPAN.CO – Polsek Lubuk Baja bersama instansi terkait gelar operasi yustisi dalam rangka pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah hukum Polsek Lubuk Baja, pada Sabtu (25/9/2021).

Kegiatan operasi yustisi tersebut diawali dengan apel kesiapan yang di pimpin oleh Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK dengan sasaran lokasi sekitar jalan Yayasan Buddha Tzu Chi Kelurahan Lubuk Baja Kota dan Ruko Nagoya Newton Kelurahan Lubuk Baja Kota Batam.

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK mengatakan kegiatan ini dilakukan sesuai instruksi surat telegram Kapolri kepada jajarannya untuk melaksanakan Operasi Yustisi di masa PPKM level 3 saat ini.

“Hal ini dilakukan memperhatikan perkembangan situasi kamtibmas dan penyebaran covid-19 di seluruh Indonesia yang sampai saat ini masih terus menunjukkan peningkatan yang signifikan,” ucap AKP Budi.

Baca :  Update Peringatan Dini Cuaca Kepri 2 September 2021

Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian penyebarannya dengan memperketat pelaksanaan PPKM. Salah satu caranya yakni melalui pendisiplinan masyarakat terhadap prokes.

“Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini ditemukan 1 orang pelanggar Protokol Kesehatan dan diberikan sanksi berupa teguran untuk tetap menggunakan masker saat berpergian,” jelas AKP Budi.

Kapolsek Lubuk Baja mengimbau, agar masyarakat untuk selalu mematuhi prokes selama masa pendemi covid-19.

“Patroli dan operasi yustisi skala besar ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin warga masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan di tengah PPKM Darurat level 3 di Kota Batam, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan,” pungkasnya.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Batam

Mendadak Danlanud Hang Nadim Lakukan Tes Urine Pada Personelnya

Published

on

Danlanud Hang Nadim
Pemeriksaan tes urine pada seluruh prajurit Lanud Hang Nadim

KUTIPAN.CO – Satuan Militer Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Satpomau) dan Staf Intelijen Lanud Hang Nadim secara mendadak melakukan tes urine kepada segenap personel baik Perwira, Bintara, dan Tamtama usai melaksanakan apel sore di Lanud Hang Nadim Batam, pada Minggu (26/9/2021).

Komandan Lanud Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan, S.A.P., memerintahkan Dansatpomau Lanud Hang Nadim Kapten Pom Antonius Ary Prasetyo untuk melaksanakan tes urine sebagai upaya memerangi narkoba khususnya dikalangan prajurit Lanud Hang Nadim.

“Tes urine dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan memastikan khususnya personel Lanud HNM bebas dari penggunaan narkoba maupun peredaran narkoba atau sejenisnya,” ucap Dansatpom Lanud HNM Kapten Pom Antonius.

Baca :  Bupati Ngajuk Terjaring OTT, Sejumlah Ruangan di Police Line Dit Tipidkor Bareskrim Polri

Diketahui, hasil tes urine tersebut seluruhnya dengan hasil negatif, namun Kapten Pom Antonius menyebutkan, jika didapati personel terbukti mengkonsumsi narkoba maka akan ditindak.

“Dari hasil tes urine ini hasilnya semua negatif, namun apabila suatu saat ada yang terbukti positif memakai maka akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Dansatpomau.

Harapannya dengan diadakannya tes urine ini, personel Lanud Hang Nadim dapat lebih hati-hati dalam pergaulan dan menjauhi narkoba.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Batam

Satreskrim Polresta Barelang Ringkus Pelaku Pencabulan

Published

on

Satreskrim Polresta Barelang
Tersangka pencabulan anak dibawah umur sedang diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polresta Barelang

KUTIPAN.CO – Seorang laki-laki berinisial TNM berusia 44 tahun ditangkap Unit VI Sat Reskrim Polresta Barelang, karena diduga melakukan pencabulan pada anak dibawah umur hingga hamil.

Kasat Reskrim Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, MH mengungkapkan, diketahuinya terjadi pencabulan pada hari Kamis (23/9/2021) sekira pukul 08.00 WIB yang berawal dari kecurigaan orang tua korban atas perubahan perut anaknya yang membesar. Dugaan itu diperkuat ketika anak korban mengalami sakit pada perutnya.

Lalu, diungkapkan Kompol Reza, orang tua korban sebut saja Bunga (nama samaran) yang masih berusia 12 tahun itu membawa anaknya ke RS Elisabeth Lubuk Baja untuk dilakukan pemeriksaan atas keluhan sakit perut anaknya tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter ternyata korban dinyatakan hamil, kemudian ia bercerita kepada suster di rumah sakit bahwa ia hamil akibat perbuatan seorang laki-laki berinisial TNM yang ia kenal pada saat mengikuti Fashion Show beberapa waktu lalu,” ungkap Kompol Reza, Senin (27/9/2021).

Korban menjalin hubungan dengan pelaku tanpa sepengetahuan orangtuanya. Menurut pengakuan dari korban bahwa ia sudah beberapa kali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan pelaku.

Baca :  Rudi-Amsakar Resmi Dilantik Menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam

“Korban masih dibawah umur dan belum pantas melakukan hubungan layaknya suami istri,” jelas Kompol Reza.

Atas laporan tersebut, pada hari Kamis (23/9/2021) sekira pukul 14.00 Wib Unit VI Sat Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Satreskrim Polresta Barelang melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan lapangan.

Dari hasil penyelidikan tersebut ditemukan alat bukti bahwa pelaku diduga melakukan persetubuhan anak di bawah umur.

Selanjutnya atas kejadian tersebut pelaku diamankan di parkiran BCS Mall oleh Opsnal Satreskrim Polresta Barelang dan dibawa ke Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 81 Jo 82 UU RI No.17 Tahun 2016, Penetapan peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 Miliar.


Report : Yuyun
Editor : Fikri

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Disdukcapil Lingga Disdukcapil Lingga
Lingga4 jam ago

Disdukcapil Lingga : RT Wajib Mengurus Akte Kematian Warganya

KUTIPAN.CO – Untuk pindah datang sekarang ini pengurusannya dapat datang lansung ke Disduk Capil tidak lagi melalui RT, namun peran...

Polsek Lubuk Baja Polsek Lubuk Baja
Batam4 jam ago

Polsek Lubuk Baja Gelar Operasi Yustisi Penerapan Prokes

KUTIPAN.CO – Polsek Lubuk Baja bersama instansi terkait gelar operasi yustisi dalam rangka pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di...

Danlanud Hang Nadim Danlanud Hang Nadim
Batam4 jam ago

Mendadak Danlanud Hang Nadim Lakukan Tes Urine Pada Personelnya

KUTIPAN.CO – Satuan Militer Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Satpomau) dan Staf Intelijen Lanud Hang Nadim secara mendadak melakukan tes...

Satreskrim Polresta Barelang Satreskrim Polresta Barelang
Batam5 jam ago

Satreskrim Polresta Barelang Ringkus Pelaku Pencabulan

KUTIPAN.CO – Seorang laki-laki berinisial TNM berusia 44 tahun ditangkap Unit VI Sat Reskrim Polresta Barelang, karena diduga melakukan pencabulan...

Atlet Jujitsu Kepri Atlet Jujitsu Kepri
Kepri5 jam ago

Atlet Jujitsu Kepri Siapkan Mental Hadapi PON XX Papua

KUTIPAN.CO – Danang Yoga Gunawan, remaja asal Batam, Kepulauan Riau kini terus mempersiapkan fisik dan mental, dalam menghadapi atlit cabang...

Indonesia Makin Cakap Digital Indonesia Makin Cakap Digital
Digital14 jam ago

Indonesia Makin Cakap Digital Bijak Sebelum Mengunggah di Media Sosial

KUTIPAN.CO – Menindaklanjuti arahan Presiden RI tentang pentingnya sumber daya manusia yang bertalenta digital, Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika...

UPDATE Vaksinasi Covid-19 UPDATE Vaksinasi Covid-19
Lingga1 hari ago

UPDATE Vaksinasi Covid-19 25 September : Capaian Puskesmas Resang Dibawah 50 Persen

KUTIPAN.CO – Data terkini cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Sabtu 25 September 2021 dari 13 Puskesmas se-Kabupaten Lingga,...

UPDATE Covid-19 Lingga UPDATE Covid-19 Lingga
Lingga1 hari ago

UPDATE Covid-19 Lingga 25 September : Nihil Penambahan Kasus Aktif

KUTIPAN.CO – Perkembangan terkini kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga pada Sabtu 25 September 2021, nihil penambahan kasus aktif, nihil kesembuhan,...

Populer Sepekan

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak di Wilayah Pesisir Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Ditangkap Polresta Barelang Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem Serbu Desa Binaan di Karimun Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12