Connect with us

Kutipan Berita

20 Tahun Berdiri Rumah Hitam Batam Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia

Published

on

Foto batam, puisi, rumah hitam

KUTIPAN.CO – Berdiri lebih kurang 20 tahun yang lalu, komunitas Rumahhitam Batam Berpuisi (RBB) yang di nahkodai oleh Tarmizi raih penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia melalui Anugerah Kebudayaan Indonesia.

Presiden Rumahitam, begitu sebagian besar teman-teman penggiat puisi memanggil Tarmizi, sosok pendiri Rumahitam Batam Berpuisi. Memang beliau merupakan seorang presiden dari komunitas Rumahitam Batam Berpuisi (RBB) yang beralamatkan di Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

Komunitas Rumahitam yang didirikannya sekitar 20 tahun yang lalu, bukan tanpa onak, tetesan keringat dan pikiran hingga tetap mampu berlayar tegak di tengah ribuan gelombang.

“Kurang lebih 20 tahun saya pertaruhkan tenaga, pikiran, perasaan, dan penghasilan finansial pribadi. Bertahan dari hinaan, ejekan, bahkan tidak dianggap, tapi dengan keyakinan penuh, Allah melihat sekecil apapun yang dilakukan hamba-Nya. Alhamdulillah, apa yang saya lakukan selama 20 tahun merawat Komunitas Seni Rumahitam dengan beragam aktivitas, penuh kesungguhan, dan keikhlasan, ternyata Allah balas dengan sesuatu yang tak pernah saya pikirkan,” kata Tarmizi melalui pesan singkat, Sabtu (19/12/2020)

Foto batam, puisi, rumah hitam

Penyematan pin emas oleh Walikota Batam

Bertahan dari badai ejekan dan hinaan, kini sosok Tarmizi telah bisa menghirup aroma keberhasilan yang singgah di perahu besar yang dinakhodainya yang bernama Komunitas Rumahitam.

Melalui Anugerah Kebudayaan Indonesia yang diterimanya dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Tarmizi mengatakan kalau penghargaan tersebut bukan semata-mata untuk dirinya saja, tetapi juga milik masyarakat Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

“Anugerah Kebudayaan Indonesia ini untuk Komunitas Seni Rumahitam, bukan milik saya secara personal, tapi banyak warga Rumahitam yang berhak. Bahkan bagi saya, anugerah ini juga milik Batam dan Kepri. Karena Anugerah Kebudayaan Indonesia ini baru pertama kali tersadai di Batam, tersangkut di Kepri. Terlepas dari semua itu, saya tak tahu apakah Batam dan Kepri merasa anugerah ini milik bersama atau tidak,” kata Tarmizi.

Tarmizi juga menambahkan kalau baginya bukan perkara piagam atau uang sagu hati yang diterimanya, namun gaung dari Rumahitam yang saat ini telah menembus sampai ke pusat.

“Pada 22 Desember 2020 lalu, seremonial penyematan pin emas, penyerahan piagam, dan ada sagu hati 50 juta rupiah. Namun bagi saya, bukan perkara pin emas, piagam, dan nilai nominal uang yang diterima, tapi sejauh mana jarak dan sempadan Jakarta dan Batam, hingga Komunitas Seni Rumahitam ternyata terdengar gaungnya, terlacak rekam jejaknya,” kata Tarmizi.

Tarmizi mengaku kalau sebelum dihubungi pihak panitia Anugerah Kebudayaan (Bapak Bobby-red) selaku staf di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 16 September 2020 lalu, dirinya sama sekali tidak pernah tahu, termasuk kapan proses penilaian dilangsungkan.

Baca :  229 Nakes RSUD Dabo Singkep Suntik Vaksin Sinovac Secara Bertahap

“Pak Bobby menyebutkan, Rumahitam masuk salah satu dari 7 nominator penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2020. Saya tersentak, sama sekali tidak bisa berkata-kata. Setelah sempat terdiam, lalu saya beranikan diri bertanya, setelah masuk nominasi, apa yang harus dilakukan Rumahitam. Pak Bobby menyebutkan, panitia dan tim penilai independen yang dipercayakan pihak kementrian, pada tanggal 17-18 September 2020 akan datang ke Batam, melakukan verifikasi faktual,” jelas Tarmizi.

Tarmizi juga menambahkan kalau saat itu, dirinya hanya mempunyai waktu satu malam saja untuk menyiapkan apa-apa saja yang nantinya menjadi penilaian dari pihak panitia dan tim penilai independen tersebut.

“Saya hanya punya waktu satu malam mengajak sejumlah kerabat yang selalu aktif di Rumahitam, membongkar kliping koran, mengumpulkan dokumen-dokumen yang masih dapat dilakukan. Besoknya saat verifikasi faktual berlangsung, satu orang tim penilai (GP) hadir bersama Pak Bobby, dan satu lagi staf dari kementrian. Satu hari tim penilai dan staf dari kementrian berada di markas Rumahitam yang terbengkalai itu. Setelahnya, hasil verifikasi dibawa ke Jakarta,” papar Tarmizi.

Kemudian Presiden Rumahitam ini melanjutkan dirinya memberanikan diri untuk bertanya, apakah Komunitas Seni Rumahitam masuk dalam kriteria penilaian.

“Sekitar satu setengah bulan kemudian, saya coba beranikan kontak WA dengan GP, menanyakan peluang Rumahitam. Bang GP menjawab, baru sehari sebelumnya tim penilai melakukan sidang pleno, menentukan 4 dari 7 nominator yang berhak menerima Anugerah Kebudayaan 2020 kategori komunitas seni. Saya beranikan diri lagi menanyakan kemungkinan Rumahitam masuk atau tidak dari yang 4 komunitas seni yang akan menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2020 itu. Bang GP terbuka, ia menyebutkan, dalam sidang pleno tim penilai, skor Rumahitam berada pada peringkat pertama. Masya Allah, Allahuakbar. Merujuk apa yang dikatakan Bang GP, dalam hati saya berkata, jika satu saja komunitas seni yang ditetapkan, maka Rumahitam lah yang akan menerima dari 7 nominator yang terpilih. Bagi saya, hal ini sesuatu yang tak terpikirkan, sebab masuk nominasi saja merupakan satu hal yang tentunya menggembirakan,” kata Tarmizi dengan panjang lebar menceritakan perjalanan menuju penghargaan tersebut.

Terakhir, sosok yang murah senyum ini kembali menegaskan kalau penghargaan tersebut bukan semata-mata hanya untuk Komunitas Seni Rumahitam saja.

“Kepada warga Rumahitam dan sesiapa sahaja yang hadir pada malam tanggal 22 Desember 2020 saat itu, bisa menyimak penjelas Bang GP terkait proses penilaian dari tim independen Anugerah Kebudayaan Indonesia itu yang hadir bersama sejumlah pejabat dan staf dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sekali lagi, Anugerah Kebudayaan Indonesia ini bukan milik saya, tapi milik warga Rumahitam dan semoga Batam serta Kepri juga merasa memiliki,” kata Tarmizi.


Penulis : Alang Dilaut | Editor : Fikri

 

Lingga

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak Orang Asing di Wilayah Pesisir Lingga

Published

on

Timpora Imigrasi Dabo Singkep
Tim Opgab saat melakukan pemeriksaan dokumen orang asing di target sasaran di KIP Gosyen, diwilayah Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga | Foto : Ist
Foto imigrasi dabo singkep, timpora Foto imigrasi dabo singkep, timpora

KUTIPAN.CO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep lakukan Operasi Gabungan (Opgab) Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) di wilayah Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kamis (23/09/2021)

Ketua Timpora yang merupakan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap melalui Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Roy Megantoro mengatakan, sebelum dilakukannya operasi gabungan Timpora yang terdiri dari unsur TNI-Polri dan pihak perangkat kecamatan dan desa, terlebih dahulu dilakukan rapat koordinasi yang berlangsung di One Hotel, Kecamatan Singkep.

“Setelah ini kita akan melakukan operasi gabungan dengan target operasinya adalah KIP Gosyen di wilayah Desa Kote. Setelah itu kita akan kembali dan melakukan rapat koordinasi evaluasi hasil OPGAB” kata Kasi Teknologi dan Komunikasi Roy Megantoro didampingi Kasubsi Intelejen Keimigrasian Dany Astrianto, saat diwawancarai

Dijelaskan Roy Megantoro, tujuan dilaksanakan operasi gabungan secara berkala terhadap orang asing tersebut, selain dalam rangka pengawasan terhadap keberadaan orang asing serta kegiatannya, juga untuk pemeriksaan izin keimigrasian orang asing sekaligus guna mempererat silaturahmi dan bertukar informasi antara instansi yakni TNI-Polri serta perangkat kecamatan dan desa yang tergabung dalam Timpora.

Timpora Imigrasi Dabo Singkep

Kasi Teknologi dan Komunikasi Roy Megantoro didampingi Kasubsi Intelejen Keimigrasian Dany Astrianto, saat diwawancarai di One Hotel, Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga | Foto : Tyo

“Jadi, Opgab (operasi gabungan) Timpora ini kita laksanakan secara periodik. Pada operasi kali ini kita memiliki satu target operasi di wilayah Kecamatan Singkep Pesisir, yang mana kita akan melakukan pengawasan orang asing terkait keberadaan serta kegiatannya berdasarkan pengajuan izin keimigrasian yang diajukan. Dan nantinya jika ditemukan temuan akan ditindaklanjuti,” ungkapnya

Diungkapkan Roy Megantoro, hasil dari operasi gabungan Timpora pada target operasi di Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, terhadap orang asing yang merupakan Tenaga Kerja Asing tidak ditemukan adanya pelanggaran dan operasi berjalan dengan lancar, aman dan terkendali.

Baca :  Polresta Barelang Tangkap 2 Pengedar Sabu Seberat 2 Kilo

“Hasil dari Opgap Timpora pada target operasi kita di KIP Gosyen didapati 2 orang TKA (tenaga kerja asing) warga negara Thailand pemegang izin tinggal terbatas perairan (ITAS Perairan) tidak ditemukan pelanggaran dan anggota Timpora mengingatkan jangan sampai melakukan kegiatan yang melanggar hukum keimigrasian dan utamakan prokes,” ungkap Roy

Saat disinggung terkait kendala dalam pelaksanaan pengawasan orang asing, Roy Megantoro juga mengatakan, mengingat wilayah Kabupaten Lingga yang terdiri dari banyak pulau-pulau, pihaknya dalam pelaksanaan pengawasan orang asing sedikit mengalami kendala yakni kekurangan sarana dan prasarana serta keterbatasan personel.

“Untuk kendala kita dilapangan kita kekurangan sarana dan prasarana, lalu untuk personel sebenarnya juga tidak cukup, namun keterbatasan dan hambatan itu bukan penghalang bagi kita untuk bekerja dengan maksimal. Ditambah lagi dengan adanya Timpora ini kita bisa bersinergi dan bekerja lebih baik,” ujar Roy Megantoro

Ditambahkan, Dany Astrianto sejauh ini dilakukannya pelaksanaan operasi gabungan pengawasan orang asing tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian. lebih jauh dijelaskan Dany, untuk keberadaan orang asing di Kabupaten Lingga tercatat di Imigrasi Dabo Singkep yang berada diatas kapal alat angkut atau Kru kapal sebanyak 20 orang, lalu untuk perkawinan campuran tercatat sebanyak 5 orang.

“Kalau untuk orang asing banyak, yakni tenaga kerja asing diatas kapal alat angkut di wilayah Pekajang. Kalau untuk orang asingnya disini cuma ada 10 orang tapi itupun beberapa dari mereka keluar ke Tanjungpinang dan Batam setelah itu balik lagi ke Lingga. Lalu untuk perkawinan campuran itu di sini (Lingga) ada 5 orang, 1 orang telah meninggal dunia dan telah kita laporkan kekedutaanya,” kata Dany Astrianto


Report : Yoga
Editor : Fikri

Continue Reading

Lingga

Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep

Published

on

Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep
Alat berat dan sejumlah Dump Truck yang diamankan oleh Tim Ditjen Gakkum KLHK yang saat ini berada di kawasan Implasemen Eks PT Timah Dabo Singkep | Foto : Ist
Foto headline, KLHK, Lingga, Pulau Singkep, tambang ilegal Foto headline, KLHK, Lingga, Pulau Singkep, tambang ilegal

KUTIPAN.CO – Tim Gakkum Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga hentikan aktivitas penambangan bauksit yang dilakukan oleh PT YBP yang berada di Pulau Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

Tim Gakkum yang turun langsung melakukan penghentian aktivitas tambang ilegal yang diduga dilakukan oleh PT YBP tersebut berlangsung pada Rabu (22/09/2021) kemarin, dengan mengamankan 2 alat berat, 8 dump truck dan menyegel areal stockpile serta alat pengolahan bijih bauksit.

Selain itu, Tim Gakkum KLHK juga mengamankan 2 orang pekerja dan 8 supir dump truck untuk dimintai keterangan dan memasang papan larangan di areal aktivitas pertambangan yang berada di kawasan hutan produksi terbatas Sungai Gelam, Sungai marok, Tanjung Sembilang, Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

“Melalui undang-undang cipta kerja, pemerintah mengedepankan restorative justice dalam menyelesaikan permasalahan penggunaan kawasan secara tidak prosedural untuk perkebunan maupun pertambangan. Namun demikian untuk kegiatan pertambangan atau perkebunan di dalam kawasan hutan tergolong tindak pidana dan akan kami proses secara hukum,” kata Rasio Ridho Sani, Dirjen Gakkum KLHK, melalui siaran pers yang diterima kutipan.co, Kamis (23/09/2021)

Lebih lanjut dijelaskan dia, pertambangan illegal merupakan kejahatan luar biasa yang menimbulkan dampak kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi sangat besar bagi negara untuk itu kata Ridho Sani, pelaku harus dihukum seberat-beratnya.

Sementara itu, Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Penangamanan Hutan Ditjen Gakkum KLHK mengungkapan, operasi tersebut diawali dari hasil pendataan dan analisis spasial penggunaan kawasan hutan yang tidak prosedural terutama di wilayah Kepulauan Riau.

“Melalui hasil pengecekan dilapangan diketahui adanya aktivitas tambang di dalam kawasan hutan tanpa izin Menteri LHK di Pulau Singkep. Untuk itu kami menindak dan menegakkan hukum. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lingga dalam operasi ini,” kata Sustyo Iriyono

Baca :  Fenomena Gerhana Matahari, Masyarakat Lingga dan Polisi Salat Bersama

Dari pantauan media dilapangan, adapun barang bukti yang diamankan yang berada di kawasan implasemen eks PT Tima Dabo Singkep yakni 2 eskavator dan 8 dump truck.

Dalam siaran pers yang diterima, pelaku akan dijerat dengan tindak pidana kehutanan dalam perkara mengerjakan, menggunakan dan atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah, yang diatur dalam Pasal 78 Ayat 12 Jo, Pasal 50 Ayat 3 Huruf a Undang-undang No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang diubah dengan Pasal 36 Angka 19 Pasal 78 Ayat 2 Jo pasal 36 Angka 17 Pasal 50 Ayat 2 Huruf a Undang-undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja Jo pasal 55Angka 1 ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 7,5 miliar.

Selain itu pelaku dapat dikenakan sangkaan pasal 98 ayat 1 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 yang berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 3 Miliar dan paling banyak Rp 10 Miliar.

Diketahui, dalam 6 tahun terakhir KLHK sudah menjalankan 1.665 operasi pemulihan dan penindakan pelanggaran kawasan hutan, ilegal logging serta peburuan dan perdagangan satwa liar dilindungi. KLHK juga sudah membawa kasus lingkungan hidup dan kehutanan ke pengadilan sebanyak 1.069 kasus baik kasus perdata maupun pidana.


Laporan : Pandi
Editor : Fikri

Continue Reading

Batam

Selesai Vaksin Kedua, Karyawan HARRIS Hotels Batam Siap Melayani Tamu

Published

on

HARRIS Hotels Batam

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mengikuti program pemerintah yaitu vaksin covid-19 dan pencegahan penyebaran virus covid-19, HARRIS Hotels Batam yang terdiri dari HARRIS Resort Waterfront Batam, HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Barelang Batam telah sukses melaksanakan vaksin kedua.

Dengan telah dilaksanakan vaksin kedua tersebut, HARRIS Hotels Batam semakin siap untuk menyambut tamu. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah ada dikomitmen Ascott Care yaitu Our Staff, Guest Safety, Physical Distancing, Housekeeping, Apartment & Rooms, Food & Beverages, Share Facilities, Contactless & Paperless dan Our Vendors.

Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Services HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam menjelaskan, salah satu dari komitmen Ascott Care yaitu Guest Safety. Setiap tamu yang datang menginap atau berkunjung ke hotel wajib menggunakan masker, melakukan cek suhu tubuh sebelum memasuki area hotel dan menjaga jarak antar tamu dan karyawan.

Baca :  Update Covid Lingga : Tambah 1 Kasus Baru Total 12 Orang Positif Aktif Covid

“Pada masa pandemi ini tamu dan karyawan sangat penting saling menjaga kesehatan dan keselamatan diri saat beraktifitas,” ucap Dila, Kamis (23/9/2021).

Ditambahkan Viki Wahyudi sebagai Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam, bahwa salah satu program vaksin pemerintah ini sejalan dengan TAUZIA Value yaitu Think of others. Berharap dengan telah suksesnya program vaksin ini para tingkat hunian untuk pariwisata kota Batam bisa bangkit kembali perlahan-lahan.

Jangan lupa untuk bergabung dengan keanggotaan ASR “Ascott Star Rewards” dapatkan diskon 30% untuk pemesanan harga kamar melalui situs discoverasr.com, dan 15% untuk makan dan minum di restoran, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi via WhatsApp di HARRIS Resort Waterfront Batam 0778-381888, HARRIS Hotel Batam Center 0778-7498888 dan HARRIS Resort Barelang Batam 0778-4091111.


Laporan : Yuyun

Continue Reading

Web Stories

Berita Lainnya

Timpora Imigrasi Dabo Singkep Timpora Imigrasi Dabo Singkep
Lingga9 menit ago

Opgab Timpora Imigrasi Dabo Singkep Sidak Orang Asing di Wilayah Pesisir Lingga

KUTIPAN.CO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep lakukan Operasi Gabungan (Opgab) Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) di...

Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep
Lingga23 menit ago

Ditjen Gakkum KLHK Hentikan Aktivitas Tambang Bauksit PT YBP di Pulau Singkep

KUTIPAN.CO – Tim Gakkum Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga hentikan aktivitas penambangan bauksit...

HARRIS Hotels Batam HARRIS Hotels Batam
Batam1 jam ago

Selesai Vaksin Kedua, Karyawan HARRIS Hotels Batam Siap Melayani Tamu

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mengikuti program pemerintah yaitu vaksin covid-19 dan pencegahan penyebaran virus covid-19, HARRIS Hotels Batam yang terdiri...

Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa
Batam1 jam ago

Polresta Barelang Tangkap 7 Pelaku Penambangan Pasir Ilegal di Nongsa

KUTIPAN.CO – Satreskrim Polresta Barelang mengamankan tujuh pelaku penambangan pasir ilegal (Illegal Mining) yang tidak memiliki izin, di Kampung Teluk...

Vaksinasi Mobil Gurindam Vaksinasi Mobil Gurindam
Karimun21 jam ago

Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem 033/WP Serbu Desa Binaan di Karimun

KUTIPAN.CO – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi di daerah, Tim Vaksinasi Mobil Gurindam 12 Korem 033/WP, Babinsa...

KONI Lingga KONI Lingga
Lingga21 jam ago

Jelang Porkab, KONI Lingga Gelar Pertemuan Pengurus Cabor

KUTIPAN.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga, gelar pertemun dengan seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor) berkaitan dengan pembahasan...

UPN Veteran Yogyakarta UPN Veteran Yogyakarta
Kepri1 hari ago

Rektor UPN Veteran Yogyakarta Buka Pelatihan Wartawan Maritim Zona-2 Karimun Lingga

KUTIPAN.CO – Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ‘Veteran’ Yogyakarta, Dr M Irhas Effendi, M.SI membuka secara resmi ‘In House Training...

Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam
Batam1 hari ago

Ratusan CASN Bakamla RI Ikuti Test SKD di Batam

KUTIPAN.CO – Ratusan peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Bakamla RI yang dinyatakan lolos administrasi melaksanakan tes seleksi kompetensi dasar...

Populer Sepekan

Calon Pendeta Yayasan di Bengkong Cabuli 4 Anak Dibawah Umur Bupati Lingga Minta Kabag di Setda Lingga Segera Beradaptasi Polsek Nongsa Tangkap Pelaku Pencurian Rokok Milik PT. Sinar Mitra Usaha Komunitas Sastra Dilaut dan RD Paschal Gelar Lomba Video Kreatif Gurindam 12