Copyright © 2020 Kutipan.co

Hi, what are you looking for?

Lingga

2 Napi Lapas Dabo Terima Asimilasi Rumah

Dewanto, Amd.Ip, S.Sos Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Dabo Singkep serahkan pada salah satu Napi SK Asimilasi Rumah | Foto : Humas Lapas Dabo Singkep

KUTIPAN.CO – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep hingga sampai 31 Desember 2020 mendatang terus memberikan asimilasi rumah kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat, kali ini ada 2 (dua) Narapidana nya yang tersandung kasus penipuan dan pencurian mendapat asimilasi rumah.

“Pemberian asimilasi rumah ini kita berikan pada Narapidana yang sudah setengah masa pidana sampai dengan 31 Desember 2020 sesuai dengan sesuai dengan peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, tidak terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2019,” kata Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas III Dabo Singkep, Dewanto, Amd.IP, S.Sos, Selasa (8/9/2020).

Dijelaskan Dewanto, dari total 42 Narapidana atau Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) terdapat dua Napi yang telah memenuhi syarat dan ketentuan mendapat SK asimilasi rumah.

“Hanya 2 orang yang mendapatkan asimilasi rumah, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,” ungkap Dewanto.

Dua Narapidana penghuni Lapas Kelas III Dabo Singkep terima SK Asimilasi Rumah | Foto : Humas Lapas Dabo Singkep

Dewanto juga menghimbau dan berpesan kepada 2 orang Narapidana dan beberapa narapidana sebelumnya yang telah mendapatkan SK asimilasi rumah untuk melaksanakan asimilasi dirumah dengan sebaik-baiknya, patuhi himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak melakukan perbuatan yang melawan atau melanggar hukum.

“Saya berpesan pada dua warga binaan yang menerima SK asimilasi rumah ini untuk dapat mematuhi segala peraturan dan himbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan selama menjalani hukumannya dua WBP telah melakukan perbuatan baik dan tidak melanggar aturan selama di dalam Lapas,” kata Dewanto.

Sementara kepada pihak keluarga Narapidana dapat ikut berpartisipasi dalam mengawasi warga binaan yang diberikan asimilasi rumah sampai dengan pada waktu pembebasan bersyarat nantinya.

Untuk diketahui Lapas dan Rutan se-Indonesia saat ini mengalami over kapasitas, setelah dua orang mendapatkan asimilasi rumah maka penghuni Lapas Dabo Singkep sebanyak 40 Narapidana atau Warga Binaan Permasyarakatan Lapas Dabo Singkep. Diharapkan dengan pemberian asimilasi pada warga binaan dapat terciptanya ruang gerak di Lapas atau Rutan yang ideal sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Penulis : Dainis | Editor : Fikri

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply